LINTAS AGAMA: Warga Desa Kemiri Kecamatan Kaloran bersiap makan bersama pada ritual nyadran untuk mengirim doa kepada leluhur desa setempat, Jumat (9/3) kemarin. (WONG AHSAN/JAWA POS RADAR KEDU)
LINTAS AGAMA: Warga Desa Kemiri Kecamatan Kaloran bersiap makan bersama pada ritual nyadran untuk mengirim doa kepada leluhur desa setempat, Jumat (9/3) kemarin. (WONG AHSAN/JAWA POS RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Banyak cara dilakukan untuk memperkuat kerukunan beragama. Salah satunya dilakukan oleh masyarakat Desa Kemiri, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, dengan menggelar nyadran ke makam leluhur desa. Nyadran diikuti ribuan warga dari 6 dusun di Desa Kemiri, Jumat (9/3) pagi kemarin.

Menenteng tenong berisi nasi tumpeng, ingkung, lauk pauk, serta aneka jajan pasar, ribuan warga bebondong-bondong menuju makam leluhur desa: Kiai Salam dan Kiai Megolamat. Di lokasi makam, warga berdoa bersama, membaca tahlil, dengan dipimpin ulama setempat.

Setelah berkirim doa ke leluhur di makam, peserta nyadran berjalan menuju jalan desa yang jaraknya sekitar 300 meter dari makam. Nah, di sepanjang jalan desa, mereka makan bersama dan saling berbagai makanan yang mereka bawa. Nyadran tidak hanya diikuti warga muslim, melainkan lintas agama.

Kades Kemiri, Sugeng Rahadi menuturkan, tradisi sadranan sudah berlangsung sejak 50 tahun silam. “Kegiatan ini untuk mengenang perjuangan kedua tokoh tersebut (Kyai Salam dan Kyai Megolamat),” ucap Sugeng.

Sugeng mengklaim, kegiatan tersebut diikuti sekitar 4000 warga. Mereka datang dari Dusun Kebondalem, Kemiri, Sidran, Bogoran, Janggungan dan Dusun Dakaran. Mereka juga dari berbagai agama, Islam, Budha, dan Kristen. “Kita jagong bareng, makan bareng tanpa ada sekat. Saya berharap, dengan kegiatan ini kebersamaan dan kerukunan umat beragama tetap terjalin harmonis.”

Ketua Panitia Nyadran, Eli Suryanto menuturkan, kegiatan nyadran rutin digelar tiap Jumat Pon pada Jumadil Akhir. Selain untuk memperkuat persatuan dan kerukunan antarumat beragama, juga untuk nguri-uri budaya. (san/isk)