TINJAU STAN : Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina mampir di stan kerajinan wayang kulit dan wayang kardus karya perajin wayang di Kota Magelang. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Produk industri kerajinan dari Kota Magelang yang berhasil menembus pasar ekspor jumlahnya masih sedikit. Pemkot Magelang terus mendorong agar industri kecil dan menengah (IKM) tak berhenti berinovasi, meningkatkan kreativitas dan bersiap diri memenuhi standar ekspor.

Pemkot Magelang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang memberikan kesempatan para pengusaha mengikuti kegiatan pameran. Seperti saat ini, perhelatan Magelang Expo yang ditangani SanaSini Event Organizer dari Jogjakarta berlangsung di Gedung Tri Bhakti, 9-11 Maret 2018. Pameran ini diikuti 120 stan.

“Di sini bisa temu usaha, temu dagang. Mereka (pelaku usaha, red) tidak hanya puas dengan produknya sendiri, tapi juga dengan melihat produk yang lain, memacu mereka memunculkan ide kreatif, sehingga desainnya tidak monoton,” kata Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina usai membuka gebyar kerajinan Kota Magelang itu, Jumat (9/3).

Windarti berharap, produk IKM Magelang bisa diterima pasar lokal, nasional bahkan hingga internasional. IKM juga harus mempersiapkan kemampuan produksinya. “Kalau buru-buru membuka pasar ekspor, tapi tidak mempersiapkan diri, nanti bisa kedodoran,” ujarnya.

Saat ini, ada dua produk IKM yang berhasil menembus pasar ekspor. Yaitu kerang laminasi dan sarung goyor. “Kita harus aktif ikuti ajang pameran, di mana di situ ada temu usaha dan temu dagang yang melibatkan eksportir, sehingga para perajin jangan ragu membuka wawasan dan menggunakan IT untuk memasarkan secara online,” tambahnya.

Kepala Disperindag Kota Magelang Sri Retno Murtiningsih menyebutkan, ada beberapa kegiatan untuk memeriahkan pameran ini. Di antaranya kompetisi menyanyi “Magelang Idol”, lomba mewarnai, peragaan busana, pergelaran tari, modifikasi motor, serta dua kegiatan yang mengasah kreativitas dalam mengangkat kearifan lokal, yakni lomba suvenir khas Kota Magelang dan lomba desain batik Magelang. (put/ton)