33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Undip Dapat Hibah Tanah di Batang

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, BATANG  –  Universitas Diponegoro Semarang resmi mendapatkan hibah tanah seluas 9,5 ha dari Pemerintah Kabupaten Batang, untuk membangun untuk teaching factory (suatu pembelajaran yang berorientasi bisnis dan produksi) Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Undip  gedung laboratoriom peternakan dan pertanian.

“Hari ini kita serahkan SK hibah tanah. Hal ini memenuhi harapan masyarakat Kabupaten Batang dengan berdirinya Undip yang tentunya bisa bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Batang,” kata Bupati Batang Wihaji, di Desa Tumbrep Bandar Batang, Kamis (8/3).

Dijelaskan bupati, penyerahan SK hibah tanah melalui proses yang panjang dan sudah sesuai tahapan dan prosedur yang berlaku. Hal ini tidak lepas dari sinergitas dan kerja sama dengan DPRD yang mempunyai semangat yang sama dalam meningkatkan pendidikan.

Bupati  juga meminta Undip, agar menampung mahasiswa asal Batang yang punya prestasi tetapi tidak mampu dalam pembiyaan. “Ini momentum yang luar biasa dan merupakan bagian sejarah keinginan masyarakat Batang yang ingin ada perguruan tinggi di Batang. Dalam proses pembangunan selanjutnya akan dipinjami gedung untuk perkuliahaan sementara di Batang,”ungkap Wihaji.

Rektor Undip Prof. Dr. Yos Johan Utama, SH, M.Hum menambahkan dengan diterimanya hibah tanah ini, pihaknya menegaskan pada tahun pendidikan baru tahun 2018, sudah akan mulai membuka pendaftaran mahasiswa baru di Batang.

“Penerimaan mahasiswa berlangsung di Batang dan jika Pemkab bisa meminjami gedung untuk perkuliahan maka perkuliahaan bisa dilaksankan juga di kota Batang dulu. Tidak hanya program studi Fakultas Peternakan dan Pertanian saja tetapi juga ada Hukum, Fisip, dan Ekonomi,” kata Yos Johan Utama lagi.

Berdirinya Undip di Batang, memang dimaksudkan untuk mendekatkan pelayanan pendidikan ke masyarakat. Apalagi nanti juga akan diberikan subsidi kepada masyarakat yang tidak mampu yang ingin kuliah di Undip.

“Kami persilakan Ikatan Alumni Undip Batang  yang sudah S2 untuk menjadi dosen  selain kita juga menyiapkan dosen yang berkompeten yang akan mengisi Fakultas Pertanian dan Peternakan,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga membebaskan biaya perkuliahan mahasiswa sampai dengan 0 persen bagi mahasiswa miskin yang pintar, serta memberikan subsidi bagai mahasiwa yang berprestasi di bidang olah raga.

“ Kita juga memberikan beasiswa bagai mahasiswa yang hafidz Quran 20 jus dan juga bagi nonmuslim yang berprestasi di bidang agamanya,” ungkapnya.

Sementara itu Wakil Rektor III Undip Budistiyono mengatakan segera akan dibangun gedung Fakultas Peternakan dan Pertanianan yang pada termin pertama digelontorkan Rp 2 miliar.

“Kita sudah persiapkan anggaran pembangunan Undip di Batang yang mencapai Rp 39 miliar,” paparnya. (han/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dua Objek Wisata Baru di Limbangan

KENDAL- Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata (Dinporapar) Kendal mulai menyasar objek wisata desa. Kali ini, ada dua wisata dua bukit batu yang terletak...

Pemkot Susun Draf MoU Stadion

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Keputusan manajemen PSIS Semarang yang akan memakai Stadion Moch Soebroto Kota Magelang sebagai homebase PSIS Semarang dalam mengarungi Liga 1 Indonesia...

SMK Kesdam IV/Diponegoro Raih Prestasi Nasional

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG –SMK Kesdam IV/Diponegoro Magelang menggelar apel luar biasa dipimpin Kepala SMK Kesdam IV/Diponegoro Magelang Lilis Susiati SKM MKes. Apel pagi yang diikuti...

Pengelolaan Wisata Kurang Optimal

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - DPRD menyorot masih besarnya potensi wisata di Jateng yang belum digarap maksimal. Padahal, setidakinya ada sekitar130 desa wisata dengan berbagai kelebihan...

Mengeluh Kurang Staff

WONOSOBO - Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Wonosobo masih bergelut dengan berbagai persoalan usai pemberlakuan SOTK 2017. Sebelumnya, dinas baru ini mengeluhkan kantor yang...

Grammar, Hantu yang Menyenangkan

RADARSEMARANG.COM - APA yang muncul di pikiran siswa ketika mendengar kata grammar? Susah, pusing dan membosankan adalah sebagian kecil kata yang berasosiasi dengan grammar....