33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

4 Tahun Sertifikat Tidak Jadi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM – SUDAH menjadi rahasia umum, butuh kesabaran ekstra jika mengurus dokumen pertanahan di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Semarang. Apalagi kalau tidak mengetahui jalurnya ataupun tak kenal orang dalam.
Seorang pemohon bernama Rizal mengeluhkan lambannya proses pengurusan pemecahan sertifikat tanah. Padahal tanah miliknya sudah diukur oleh petugas BPN Semarang sejak empat tahun lalu. “Tanah saya itu berlokasi di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tembalang. Nggak tahu kenapa kok tidak jadi-jadi,” keluhnya.
Sama halnya dengan, Hariono, mengeluhkan pelayanan BPN yang terkesan mempersulit penerbitan sertifikat lahan milik rakyat kecil.
Menurutnya, tidak sedikit warganya yang mengeluhkan tentang sulitnya memperoleh sertifikat hak milik dari BPN.
“Kami berharap adanya OTT ini bisa menjadikan pelayanan dan proses pengurusan dokumen tanah semakin cepat dan transparan,”kata salah satu Ketua RW di Semarang ini.
Seorang notaris bernama Karina juga mengeluhkan lamanya waktu pengurusan akta jual beli hingga menjadi sertifikat HM di BPN.
Ia mengatakan, untuk akta jual beli bisa selesai dalam waktu tiga hari. Dilanjutkan dengan pengurusan sertifikat dan validasi pajak bisa selesai dalam waktu lima hari kerja. “Tapi kenyataannya baru bisa selesai dalam waktu sekitar tiga pekan. Ditambah lagi dengan validasi pajak, menjadi 1,5 bulan,”katanya.
Sementara itu, kemarin Ketua Pengurus Daerah Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Kota Semarang, Bambang Riyadi datang ke Kantor Kejari Kota Semarang untuk memberikan dukungan terkait OTT tersebut. Dalam suratnya, IPPAT mengapresiasi kinerja penyidik. Pihaknya juga menyatakan akan menunggu tindak lanjut terkait kasus itu, dan berharap kasusnya dapat diusut tuntas. Bambang datang didampingi sekretaris Sasmito Raharjo beserta humas, anggota dan dewan penasehat IPPAT. (jks/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Fun Bersama Harris Hotel

SEMARANG- Seru dan penuh sportifitas. Itulah yang terlihat dalam pertandingan futsal antara tim media dengan manajemen Harris Hotel Sentraland Semarang, yang digelar pada di...

Cepat Merespons Pengaduan Pelanggan

PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, serius meningkatkan performa pelayanan kepada pelanggan, dengan memberikan respons cepat terhadap keluhan/komplain pelanggan melalui kanal-kanal komunikasi, baik yang resmi...

Paket Wisata Sekkaron Bidik Pasar Internasional

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Untuk membidik wisatawan dari Eropa, empat desa di Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang bekerjasama dengan Vino Foundation meluncurkan destinasi wisata Sekkaron. Destinasi wisata...

Bukit Graha Bhakti Asri Tawarkan Rumah Murah

SEMARANG- Harga perumahan cenderung melambung, apalagi kebutuhan akan perumahan terus meningkat seiring bertambahnya penduduk. Namun ada penawaran istimewa dari perusahaan properti ternama, PT Alimdo...

4.024 Anak Tidak Sekolah

KENDAL – Tingkat angka anak tidak sekolah (ATS) di Kabupaten Kendal tahun ini ternyata cukup besar. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal, mencatat...

Petani-Pedagang Musnahkan Bawang Merah Tolak Impor Bawang Merah

TEMANGGUNG—Puluhan petani dan pedagang Pasar Legi Parakan menggelar aksi di halaman samping utara Pasar Legi, Kamis (16/3) kemarin. Mereka menolak impor bawang merah di...