Gasak 21 Motor Lewat Situs Jual Beli

379
GELAR PERKARA : Kapolsek Perurungan Kompol Mulyadi, mengintrogasi tersangka saat gelar perkara, Rabu (7/3) kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
GELAR PERKARA : Kapolsek Perurungan Kompol Mulyadi, mengintrogasi tersangka saat gelar perkara, Rabu (7/3) kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Tiga pelaku penipuan dan penggelapan sepeda motor berhasil diringkus aparat Polsek Pedurungan. Selama satu tahun beraksi, para tersangka berhasil membawa kabur 21 motor.

Pelaku adalah Teguh Pawit alias Heri, 35, warga Dukuh Sukup Wetan, Kelurahan Purwokerto Petebon Kendal dan Muhajirin, 32, warga Dukuh Gayaman RT 2 RW 3 Kelurahan Mororejo Kaliwungu Kendal. Satunya, Budi Handoyo, 46, warga Jalan Dorowati Kelurahan Krobokan Semarang Barat.

Ketiganya berhasil ditangkap petugas di Jalan Woltermonginsidi, Pedurungan, Sabtu (3/3) sekitar pukul 17.00. Pengungkapan ini, setelah adanya laporan dari korban, MK, 32, warga Tembalang ke Mapolsek Pedurungan. Pelaku membawa kabur sepeda motor Yamaha Mio, bernopol H 5684 LZ saat menjalankan aksinya di Jalan Woltermonginsidi Pedurungan.

Modus dalam melancarkan aksinya, tiga pelaku ini memantau situs iklan OLX yang ada di media sosial. Pada saat itu, korban mengiklankan penawaran pekerjaan membuat taman rumah di medsos OLX dan mencantumkan nomor handphone.

Pelaku Muhajirin yang berperan sebagai pencari korban kemudian memberitahu kepada tersangka Heri untuk menghubungi nomor handphone tersebut. Setelah dibujuk rayu, akhirnya korban diajak ketemuan di sebuah Indomaret, di Jalan Woltermonginsidi Pedurungan.

Kemudian tiga tersangka mengendarai sepeda motor menuju sekitaran lokasi yang disepakati. Tersangka Budi dan Muhajirin berperan mengawasi situasi, dan tersangka Teguh langsung menemui korbanya untuk melancarkan rencana jahatnya.

Setelah mengobrol terkait pengiklanan pekerjaan tersebut, Teguh berpura-pura meminjam motor korban dengan alasan menjemput rekannya. Korban pun dibuat yakin dengan cara dikasih sebuah kunci kendaraan roda empat, yang seolah-olah milik pelaku.

“Dia pura-pura punya mobil terus ngasih kunci mobil dan kemudian pinjam motornya, dibawa kabur,” ungkap Kapolsek Perurungan Kompol Mulyadi, saat gelar perkara, Rabu (7/3) kemarin.

Pelaku Heri mengaku, saat menjalankan aksinya selalu mulus. Akal licik tersebut juga telah disiapkan manakala korbanya menanyakan mobil miliknya. Namun pertanyaan itu tak membuatnya kelabakan lantaran sudah direncanakan. “Ya pernah ditanya, mana mobilnya, itu saya parkir dekat situ,” imbuhnya. (mha/zal)