Berharap Fasilitas Ruang Pajang

222
DIRESMIKAN: Wabup menyerahkan potongan tumpeng kepada Agus Purwoko menandai peresmian sekretariat Koperasi UMKM Center, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIRESMIKAN: Wabup menyerahkan potongan tumpeng kepada Agus Purwoko menandai peresmian sekretariat Koperasi UMKM Center, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Sebanyak 300 pelaku usaha mikro kecil dan menengah di Kabupaten Semarang yang tergabung dalam koperasi UMKM Center berharap Pemkab Semarang memfasilitasi pendirian ruang pajang aneka produk hasil UMKM.

Ketua Koperasi UMKM Center Agus Purwoko mengatakan adanya ruang pajang yang memadai untuk memamerkan seluruh produk UMKM akan mampu mendukung pemasaran dan mendongkrak peningkatan omzet UMKM.

“Kami berharap ruang pajang atau outlet produk UMKM itu nantinya berada di tempat yang strategis. Sehingga akan memudahkan promosi dan pemasaran produk,” katanya usai peresmian sekretariat Koperasi UMKM Center di Dusun Gading, Desa Tuntang, Kecamatan  Tuntang, Rabu (7/3).

Dikatakan pula pihaknya juga siap mengelola Pusat Industri Kecil dan Kerajinan (PIKK) di Lopait Tuntang untuk menjadi UMKM Center Kabupaten Semarang. Menurutnya, saat ini pengelolaan PIKK Tuntang kurang maksimal dan pihaknya siap mengembangkan kegiatan promosi dan penjualan produk UMKM di sana. “Saat ini pelaku UMKM memiliki jaringan pemasaran masing-masing,” katanya.

Menurutnya, melalui outlet atau ruang pajang secara terpadu dan lengkap akan memudahkan calon pembeli untuk melihat langsung produk. “Sekaligus melakukan transaksi disana,” ujarnya.

Saat ini omzet 300 pelaku UMKM yang tergabung dalam Koperasi UMKM Center mencapai tidak kurang dari Rp 1 miliar per bulannya. Sedangkan jumlah tenaga kerja yang terserap sekitar tiga ribu orang.

Sementara itu, Wabup Ngesti Nugraha yang hadir pada kesempatan itu berharap koperasi UMKM Center dapat terus berkembang. “Sebab kegiatan UMKM terbukti mampu tetap bertahan ditengah krisis ekonomi dan moneter beberapa waktu silam,” ujarnya.

Dikatakan Ngesti, saat ini hanya ada sekitar 160 koperasi yang aktif dari sekitar 688 koperasi yang terdaftar. Ia berharap koperasi UMKM Center terus berkiprah dan berkondisi sehat ditengah persaingan usaha. “Sedang diupayakan pendirian UMKM Center yang memamerkan seluruh produk yang dihasilkan. Kita berharap dukungan semua pihak agar dapat segera terwujud,” kata Ngesti. (ewb/bas)

Silakan beri komentar.