RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang, Rabu (7/3) kemarin mulai melakukan uji coba operasional angkutan kota dan angkutan perbatasan masuk ke Terminal Magersari. Uji coba ini untuk menentukan arah masuk dan keluar dari terminal angkutan tersebut.

“Selama lima hari lalu kita adakan uji coba. Setelah ini baru diputuskan arah masuk dan keluarnya,” kata Kabid Pengujian Kendaraan Bermotor, Angkutan, dan Terminal Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang, Gancang Wicaksono.

Gancang menjelaskan, angkutan kota yang ditetapkan harus masuk terminal tipe C antara lain jalur 2, 3, 6, 8, 10 dan jalur 12. Sedangkan untuk angkutan perbatasan, yaitu jurusan Magelang-Muntilan, Magelang-Borobudur, dan Magelang-Salaman.

Dalam rencana pengoperasian Terminal Magersari, Gancang menguraikan bahwa angkutan yang melintas di Jalan Ikhlas, baik angkutan kota maupun perbatasan harus belok kiri lewat Pasar Burung Sasana Kulilo di Jalan Suprapto kemudian masuk terminal. Sedangkan angkutan kota jalur 12, ditujukan ke luar dari terminal lurus dengan mengikuti Jalan Suprapto tembus hingga ke Jalan Tidar.

Sementara, Kepala Dishub Kota Magelang, Suryantoro menuturkan Terminal Magersari dibangun di atas tanah seluas 1.500 m2 dengan memakan anggaran Rp 2 miliar berkapasitas 15 kendaraan. “Salah satu tujuan dibangunnya terminal tipe C ini untuk mengganti pendapatan asli daerah yang hilang dengan diambil alihnya Terminal Tidar. Selain itu untuk mengganti subterminal Ikhlas, yang lokasinya digunakan untuk menampung PKL dan parkir bus wisatawan yang naik ke Gunung Tidar,” pungkas Suryantoro. (cr3/lis)