33 C
Semarang
Kamis, 2 Juli 2020

1.666 Botol Miras Sitaan Dimusnahkan

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kendal melakukan pemusanahan terhadap minuman keras (miras) sitaan. Lebih kurang sebanyak 1.666 botol miras dengan berbagai merek dimusnahkan dengan cara dilindas menggunakan alat berat stoomwals atau mesin giling.
Selain miras kemasan, juga ikut dimusnahkan miras oplosan dalam kantong jeriken sebanyak 200 liter. Kepala Satpol PP dan Damkar Kendal, Subarso mengatakan jika miras-miras yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil operasi penegakan peraturan daerah (Perda) Kabupaten Kendal nomor 4 Tahun 2009 tentang minuman keras. “Berdasarkan Perda tersebut, wilayah Kendal harus bersih dari alkohol atau nol persen alkohol,” ujarnya, kemarin (7/3).
Razia miras sendiri dilakukan selama lebih kurang sejak pertengahan tahun lalu hingga akhir 2017. “Meski sudah ada Perda yang melarang peredaran miras, di Kendal ini masih banyak penjual yang secara sembunyi-sembunyi mengedarkan miras,” katanya.
Satpol PP akan terus menggencarkan operasi terhadap penjual miras. Terutama untuk penjual miras oplosan. Sebab rata-rata miras oplosan ini diproduksi sendiri sehingga meski berkali-kali dirazia mereka tetap bisa mendapatkan barang secara mudah.
“Untuk penjual miras pabrikan di Kendal ini sudah mulai berkurang. Beberapa dari mereka yang tadinya berjualan. Setelah kami bina sudah banyak yang mulai beralih ke pekerjaan lain. Tinggal yang jadi PR kami ini sekarang adalah peracik miras oplosan,” tambahnya.
Upaya penekanan peredaran miras oplosan ini juga untuk menekan korban jiwa meninggal akibat miras oplosan. Sebab di Kendal telah banyak kasus warga tewas setelah menenggak miras oplosan.
“Selain Razia, kami juga gencar patroli. Jika menemukan mobil yang mencurigakan, langsung kami lakukan operasi. Warga juga jangan segan dan sungkan untuk melapor kepada kami jika ada peredaran miras. Pasti akan kami jamin kerahasiaannya,” tandasnya.
Sementara Sekda Kenda. Mohammad Toha mengapresiasi kegiatan pemusnahan miras tersebut. Ia meminta agar penjual miras juga diproses secara hukum. Sehingga bisa memberikan efek jera bagi masyarakat.
“Apalagi adanya miras oplosan itu tentu hal miris yang harus diwaspadai bersama. Sebab miras oplosan ini telah banyak memakan korban jiwa. Selain itu miras ini merusak generasi muda,” tuturnya. (bud/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kembangkan Lahan Hijau Jadi Area Rekreasi

SEMARANG–Pemkot Semarang terus melakukan upaya menanggulangi banjir yang menjadi masalah utama Kota Semarang. Selain melakukan normalisasi sejumlah sungai di Kota Semarang, juga membangun kolam...

Ajukan Pensiun Dini

KEPALA Dinas Kesehatan Kota Salatiga dr Sovie Haryanti merupakan salah satu pejabat senior di lingkungan Pemkot Salatiga. Belakangan dikabarkan jika Sovie telah mengajukan pensiun...

Jurusan Komunikasi Makin Berat Tantangannya

SEMARANG–Perguruan tinggi saat ini harus menyesuaikan dengan apa yang dibutuhkan masyarakat. Sedangkan tantangan perguruan tinggi yang fokus pada pendidikan ilmu komunikasi, saat ini semakin...

September Ini, 34 Peristiwa Kebakaran

UNGARAN–Hingga September, sebanyak 34 peristiwa kebakaran sudah terjadi di Kabupaten Semarang. Data BPBD Kabupaten Semarang menjelaskan jika dari jumlah total kejadian tersebut, 70 persen...

Ribuan Seniman Ramaikan BAF Ke-4

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Ribuan seniman lokal Kabupaten Batang dan daerah di Indonesia siap meramaikan pergelaran Batang Arts Festival (BAF) yang ke-4. Gelaran berbagai macam aliran...

Tanamkan Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

Satuan Lantas (Satlantas) Polres Temanggung semakin intens mengedukasi masyarakat untuk tertib berlalu lintas. Dalam rangka memperingati HUT ke-62 Satlantas Bhayangkara Polres Temanggung menggelar serangkaian...