Radar Semarang Bersinergi dengan Pemkab Kendal

341
GAYUNG BERSAMBUT : Pimpinan Jawa Pos Radar Semarang yang baru, Baehaqi bersama jajarannya melakukan kunjungan ke kantor Pemkab Kendal dan diterima oleh Kepala Diskominfo Kendal, Muryono, Selasa (6/3) kemarin. (JAWA POS RADAR SEMARANG)
GAYUNG BERSAMBUT : Pimpinan Jawa Pos Radar Semarang yang baru, Baehaqi bersama jajarannya melakukan kunjungan ke kantor Pemkab Kendal dan diterima oleh Kepala Diskominfo Kendal, Muryono, Selasa (6/3) kemarin. (JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KENDALJawa Pos Radar Semarang siap bersinergi dengan Pemkab Kendal dalam memajukan dan membangun Kendal Permata Pantura. Yakni dengan pemberitaan ataupun beragam event yang dapat menunjang pembangunan di Kendal.

Hal itu disampaikan Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi dalam kunjungannya ke Pemkab Kendal, Selasa (6/3) kemarin. Kunjungan tersebut, merupakan yang pertama sebagai nahkoda baru di Jawa Pos Radar Semarang.

Sedianya dijadwalkan bertemu dengan Bupati Kendal, Mirna Annisa. Tapi karena kesibukan yang luar biasa sebagai orang nomor satu di Kendal, akhirnya diwakilkan kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kendal, Muryono.

Baehaqi menyampaikan bahwa Jawa Pos Radar Semarang sebagai salah satu media besar di Jateng siap mendukung program kerja Bupati Kendal maupun Pemkab Kendal. Sebab di Jawa Pos Radar Semarang tidak hanya kreativitas menulis yang dituntut, tapi juga kreativitas event.

“Meskipun sekarang di era digital, media informasi dapat menyebar luas dengan cepat melalui internet, baik media sosial ataupun lainnya. Namun media koran saat ini masih dibutuhkan masyarakat luas,” katanya.

Percepatan penyebaran informasi di era digital ini, menurutnya, masih menimbulkan banyak permasalahan. Seperti munculnya berita-berita hoax yang kemudian viral dan merugikan banyak orang. Selain itu, informasi yang belum tentu benar, tapi semua orang bisa berkomentar apapun sehingga menjadi ajang bullying.

Satu sisi, media digital punya kelebihan cepat, tapi akurasi belum tentu akurat. Apalagi efek dari kecepatan itu bisa cepat merusak semua tatanan. Hal inilah, menurutnya, dibutuhkan media mainstream seperti koran Jawa Pos Radar Semarang. “Media mainstream seperti koran ini masih sangat dibutuhkan, karena akurasinya. Jadi bukan sembarang informasi, tapi informasi yang sudah diolah melalui data resmi yang sah, sehingga bisa dipertanggungjawabkan,” tandasnya.

Sementara Kepala Diskominfo Kendal, Muryono mengapreasiasi kunjungan dan niat baik Jawa Pos Radar Semarang. Ia mengakui jika di Kendal butuh tim kreatif untuk membangun dan memajukan Kendal.

“Selama ini, kami lihat tidak banyak yang bisa kreatif di Kendal. Bahkan Ibu Bupati Kendal Mirna Annisa harus berjuang sendiri untuk membangun kreativitas anak muda di Kendal. Nah ini ada Jawa Pos Radar Semarang yang siap membantu. Menurut saya, ini adalah gayung bersambut,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kendal, Mirna Annisa menyampaikan permohonan maaf kepada segenap pimpinan Jawa Pos Radar Semarang. “Mohon maaf yang sebesar-besarnya, karena hari ini jadwal rapat dengan banyak kalangan, sehingga tidak bisa bertemu dengan pimpinan Jawa Pos Radar Semarang,” ujarnya melalui pesan WhatsApp. (bud/ida)