Pelayanan Berbanding Lurus dengan Anggaran

293
BELAJAR : Rombongan Komisi A DPRD Kabupaten Batang saat melakukan kunjungan kerja di DPRD Denpasar Bali beberapa waku kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BELAJAR : Rombongan Komisi A DPRD Kabupaten Batang saat melakukan kunjungan kerja di DPRD Denpasar Bali beberapa waku kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, BATANG–Pelayanan publik terbaik, membutuhkan biaya yang besar dalam pelaksanaannya. Pasalnya, budget dan pelayana berbanding lurus dalam praktiknya. Karena itulah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang yang masih minim dana, belum bisa memberikan pelayanan terbaik dan maksimal seperti daerah lain dengan APBD yang melimpah.

“Walaupun dana pemerintah terbatas, kami tetap akan terus berupaya belajar bagaimana memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Batang, Purwanto, terkait pelayanan publik di Batang, Selasa (6/3) kemarin.

Hal tersebut, kata Purwanto, yang mendasari pihaknya kembali belajar tentang memberikan pelayanan publik yang baik kepada daerah-daerah di Indonesia. Salah satunya Kota Denpasar di Provinsi Bali yang dinobatkan sebagai salah satu kota dengan pelayan terbaik di negeri ini.

“Berkaca dari kunjungan kami ke Denpasar beberapa waktu lalu, kami akui Pemkab Batang terbentur masalah dana, sehingga dalam pelayanan publik belum maksimal,” ucapnya lagi.

Meski begitu, imbuh politikus dari PDIP ini, dengan belajar ke daerah lain, minimal bisa memberikan saran dan masukan kepada Pemkab Batang dalam memberikan pelayanan publik yang lebih baik ke depan.

Sementara itu, pada kunjungan kerja di Bali, kata Purwanto, rombongan Komisi A DPRD Batang di DPRD Denpasar diterima langsung oleh Kasubag Humas dan Protokol, Ida Ayu Putu Martini SE dan stafnya Nyoman Pande. Dijelasakan, bahwa Pemkot Denpasar merupakan salah satu pemerintah daerah di Indonesia dengan penerapan pelayanan publik terbaik. Pemkot Denpasar saat ini dipimpin oleh Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara dengan motto Sewaka Dharma yakni melayani adalah kewajiban.

Melalui motto tersebut, mewajibkan seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkot Denpasar untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena itu, dibentuk dalam satu pelayanan publik di Graha Sewaka Dharma Lumintang. Tercatat saat ini, Pemkot Denpasar memiliki 44 jenis pelayanan publik yang tersebar di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Denpasar.

Atas inovasi dan kinerja yang baik di bidang pelayanan publik, Lembaga Administrasi Negara (LAN) menganugerahkan penghargaan Inovasi Administrasi Negara (Inagara Award) kepada Pemkot Denpasar. Ibu kota Provinsi Bali ini masuk dalam kategori lima kota yang berkomitmen tinggi dalam pengelolaan pelayanan publik. (han/adv/ida)