PADAMKAN API : Warga bersama petugas berusaha memadamkan api yang membakar rumah di Desa Gaji, Kecamatan Guntur. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PADAMKAN API : Warga bersama petugas berusaha memadamkan api yang membakar rumah di Desa Gaji, Kecamatan Guntur. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Bencana kebakaran menimpa dua rumah warga Desa Gaji, Kecamatan Guntur, rumah milik Nurohim, 43, dan Suyadi, 38, warga Dukuh Wuluh RT 1 RW 3.

Pemilik rumah, Nurohim mengatakan bahwa ia mengetahui rumahnya terbakar setelah diberitahu tetangganya, yaitu Kholik, 55. Saat itu, Kholik keluar rumahnya karena ada acara di rumah saudaranya. Ketika itulah, ia melihat ada kepulan asap yang datang dari rumahnya tersebut.

“Saya bergegas mengecek ke dalam rumah. Ternyata ada jilatan api di kamar bagian tengah. Api membakar dinding serta atap rumah,” katanya.

Mendapati rumahnya terbakar, ia kemudian berteriak minta tolong warga untuk membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Api cepat membesar dan sulit dipadamkan. “Api lalu merembet ke rumah tetangga saya, yaitu rumah Pak Suyadi,” katanya.

Api baru dapat dipadamkan setelah datang mobil pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak. Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo melalui Kabagops Kompol Sutomo mengatakan, kebakaran diduga dari hubungan pendek arus listrik. Untuk menyelidiki kebakaran ini, pihak kepolisian Polsek Guntur memasang garis police line. “Masih dalam penyelidikan,” ujarnya. (hib/ida)