33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Zakat Baznas Tembus Rp 3,25 Miliar

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Demak hingga kini telah berhasil menghimpun dana zakat dari masyarakat dan kalangan pegawai negeri sipil (PNS) dengan nilai sebesar Rp 3,25 miliar.

Dana tersebut ditasarufkan atau disalurkan kepada 8 golongan yang berhak. Ketua Baznas Demak, Bambang Soesetiarto mengatakan, dari dana yang dihimpun ini antara lain juga untuk membantu pembangunan masjid dan musala serta memberikan beasiswa bagi mahasiswa dari kalangan keluarga miskin atau tidak mampu secara ekonomi.

Pada 2016 hingga 2017 sudah tercatat ada 8 orang mahasiswa yang telah memperoleh beasiswa dari Baznas Demak. Masing masing mendapatkan Rp 25 juta per tahun. Dana itu ditransfer kepada penerima setiap bulannya sesuai kebutuhan.

“Mereka yang memperoleh beasiswa kriterianya berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri. Adapula yang hafidz hafidzah atau hafal Alquran,” katanya di sela acara penempatan kantor Baznas yang baru. Sejumlah warga Demak yang diberi beasiswa di antaranya ada yang kuliah di Fakultas Kedokteran dan Gizi Undip Semarang.

Kemudian, mahasiswa di Politeknik Pos Bandung, Polines Semarang dan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.  Bahkan, yang sebelumnya kuliah di Unsoed kini lanjut kuliah di Universitas Al Azhar Mesir. Yakni, Qotrunnada asal Wedung.

Untuk 2018 ini, penerima beasiswa dari Baznas mereka yang kuliah di Kedokteran Gigi, Kimia Nuklir dan Teknik Sipil. Menurutnya, dana beasiswa untuk pembiayaan kos, bisa hidup, uang transportasi dan biaya kuliah.

Kabag Kesra Setda Pemkab Demak, Anang Badrul Kamal mengatakan, kinerja Baznas diharapkan makin membumi di masyarakat. Dengan demikian, kewajiban pemerintah daerah bisa lebih ringan.

“Baznas bertugas ikut menurunkan angka kemiskinan. Di Demak sendiri masih ada 13 persen penduduk miskin dari 1,2 juta jiwa. Artinya, ada sektar 120 ribu lebih yang miskin,” imbuhnya.

Anang menambahkan, kemiskinan tidak hanya dari sisi harta benda saja. Namun, juga sulitnya akses atau sarana pendidikan. “Karena itu, adanya beasiswa dari Baznas ini sangat berguna bagi mahasiswa kurang mampu,”kata dia. (hib/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jukir dan Pak Ogah Juga Sasaran Operasi

MAGELANG—Sebanyak 2.484 pelanggar ditilang pihak Polres Magelang Kota selama pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2017 yang digelar sejak 9-22 Mei. Angka ini melonjak drastis, dibandingkan...

Gadis Diperkosa Bergilir 6 Pemuda

RADARSEMARANG.COM, BREBES –  Seorang gadis berumur 21 tahun diperkosa oleh enam remaja yang sedang pesta minuman keras. Berlokasi di lapangan sepak bola di Desa...

Waspadai Titik Rawan Banjir dan Longsor

BATANG-Banyak wilayah di Kabupaten Batang terancam bencana banjir dan longsor. Sebanyak lima kecamatan rawan terkena bencana banjir adalah Kecamatan Batang terutama Batang Kota, Kandeman...

Cookies Lawang Sewu, Butuh Ketelitian Ekstra

Jika biasanya melukis dilakukan dengan media kertas atau kanvas, kali ini justru tercipta dengan media cookies atau kue. Gambarnya pun bermacam-macam, mulai dari aneka...

Kuncinya Rajin Update Tren

RADARSEMARANG.COM - PROFESI sebagai Makeup Artist (MUA) belakangan ini semakin diminati. Detail yang rapi serta rajin meng-update tren terbaru menjadi kunci dalam menjaga eksistensi...

Waktunya Uji Nyali

SURABAYA – PSIS akan menjalani laga uji coba kedua melawan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya sore nanti (19/3). Laga yang juga menjadi...