Tingkatkan Kontribusi Kuliner

476

RADARSEMARANG.COM , SEMARANG – Industri kuliner belakangan berkembang cukup pesat dengan ragam inovasinya. Sektor ini diharapkan dapat berkontribusi lebih besar pada PDB ekonomi kreatif.

Kasubdit Dana Masyarakat Direktorat Akses non Perbankan Badan Ekonomi Kreatif, Hanifah Makarim mengatakan, kontribusi ekonomi kreatif pada perekonomian nasional mencapai angka 7,44 persen dengan pertumbuhan 4,95 persen di 2016. “Kuliner menjadi penyumbang terbesar, yaitu 41,40 persen atau mencapai nilai Rp 383 triliun,” ujarnya disela Sosialisasi Food Startup Indonesia (FSI), baru-baru ini.

Melihat potensi yang cukup besar tersebut, pihaknya berupaya mendorong tumbuh kembang serta ekosistem kuliner melalui platform FSI. Para pengusaha kuliner ditantang untuk bersaing dalam kompetisi untuk mencari rintisan kuliner dari berbagai wilayah di Indonesia. “Pada 2016 dan 2017 lalu kami memilih 150 startup kuliner dari sekitar 2.000 pendaftar. Tahun ini kami akan memilih 100 startup untuk mengikuti demoday pada akhir Juli nanti,” ujarnya.

Adapun startup yang bergabung dalam demoday akan memperoleh kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan produk, kemampuan negosiasi dengan investor, memperlihatkan produknya di hadapan umum, sekaligus berkesempatan menarik minat investor.

Semarang, lanjutnya, menjadi kota keempat tujuan sosialisasi kompetisi ini dari 10 kota yang ditargetkan. Menurutnya, Semarang termasuk dalam lima besar kota pelaku bisnis di Indonesia, termasuk perkembangan yang cukup pesat di bidang kuliner. “Kami memilih Semarang karena ingin menguatkan kuliner disini, mulai dari laporan keuangan, managemen bisnis dan makanan yang sedang ngetren,”ujarnya. (dna/ric)