33 C
Semarang
Rabu, 3 Juni 2020

Seniman Maroko Kepincut Tari Jawa

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Warga Maroko terkesima dengan lenggak-lenggok tarian Jawa yang dibawakan Pengasuh Sanggar Greget Semarang, Yoyok Bambang Priyambodo. Bahkan, tak sedikit seniman asal Maroko yang ingin belajar dan menguasai tarian Jawa.
Pada peringatan Hari Bahasa Ibu Celebration de la Journee Internationale de la Langue di Aula Institute Royal Pour la Culture Amazigh, Rabat, Minggu (4/3), Yoyok berkolaborasi dengan staf dari KBRI Rabat. Dengan performa yang sangat bagus, mereka mendapat sambutan meriah dari penonton yang memenuhi Aula Institute Royal Pour la Culture Amazigh, Rabat.
Media massa cetak maupun televisi setempat merespon positif event tersebut dengan melakukan kegiatan liputan. Antara lain oleh Maghreb Arab Press (MAP) sebagai Kantor Berita Resmi Maroko dan Channel TV 1 Maroko, saluran televisi nasional yang banyak ditonton masyarakat.
Yoyok merasa terhormat bisa dipercaya mewakili Indonesia untuk menunjukkan tarian Jawa di luar negeri. Ini bisa menjadi kebanggan warga Indonesia karena seni tradisonalnya justru diapreasisi hingga Maroko. “Suatu kehormatan sebenarnya bagi Indonesia. Warga Maroko sampai penasaran dengan seni budaya kita,” katanya.
Partisipasi aktif KBRI Rabat pada kegiatan seni budaya antar negara tersebut dalam upaya meningkatkan citra positif Indonesia. Promosi seni budaya seperti ini juga memperkenalkan keragaman seni budaya khas nusantara kepada publik, baik lokal maupun internasional di Maroko.
Penonton dengan antusiasme menyaksikan acara Celebration de la Journeee Internationale de la Langue Maternelle termasuk penampilan Macapat Dandanggula sebagai salah satu warisan orisinil dan tradisional nusantara. Kehadiran seni budaya Indonesia pada tahun mendatang akan terus ditingkatkan untuk mendorong pemahaman masyarakat di Maroko akan Indonesia yang pada akhirnya dapat meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan asal Maroko ke Indonesia. (amh/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Pengelolaan Barang Jangan Disepelekan

SALATIGA - Tugas pengelolaan barang milik daerah hendaknya tidak disepelekan. Tugas sebagai pengelola barang ini sama pentingnya dengan tugas sebagai pengelola keuangan di OPD....

Santai Meski Divonis 30 Bulan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Mantan Kepala Perum Perhutani Unit I Jateng, Teguh Hadi Siswanto tak terlihat sedih, meski majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang menjatuhkan vonis...

Asuransi Astra

Pekerja sedang memperbaiki mobil Daihatsu Xenia pelanggan Asuransi Astra  di bengkel Garda Oto Daihatsu Semarang, Jalan Majapahit kota Semarang, (23/11/2017). Untuk para pelanggan yang sudah...

Kelola Sampah, Kendal Jajaki Kerjasama dengan Bulgaria

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Permasalahan penanganan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, menjadi permasalahan pelik bagi warga. Pasalnya, TPA yang tidak...

Target 2019, Semua UKM Jateng Bersertifikat Halal

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng mendorong pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) bersertifikat halal. Hal itu selaras dengan penduduk Jateng yang mayoritas muslim. Kepala Dinas Koperasi...

33.392 Warga Terima Bantuan Non Tunai PKH

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Sebanyak 33.392 warga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) tahap kedua. Penyaluran bantuan tersebut diserahkan Bupati Batang, Wihaji, di Pendopo Kabupaten, Kamis...