Dibangun Apartemen Pertama di Pantura

647
PERTAMA DI PANTURA- Bupati Batang Wihaji dan para pejabat setempat dan pemilik modal saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan apartemen. (Lutfi Hanafi/Radar Semarang)
PERTAMA DI PANTURA- Bupati Batang Wihaji dan para pejabat setempat dan pemilik modal saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan apartemen. (Lutfi Hanafi/Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Sebagai bentuk dukungan kepada investor, Bupati Batang Wihaji meresmikan pembangunan 175 unit apartemen. Proyek senilai Rp 60 miliar ini, merupakan yang pertama berdiri di jalur pantura.

“Pembangunan apartemen ini merupakan investasi swasta murni, dan kenapa pemerintah hadir di sini karena saya meyakinkan bahwa Batang ke depan akan maju. Karena tidak mungkin semua dilakukan oleh pemerintah,” ucap Wihaji saat ground breaking The Harrizt Apartment di Sambong Kabupaten Batang, Minggu  (4/3).

Dukungan tersebut menurut bupati, juga dalam rangka program Kabupaten Batang, Visit Batang 2022. Dengan harapan wilayah ini dikunjungi tidak hanya wisatawan tetapi para investor- investor. Serta sesuai dengan visi misi bupati, dengan mendatangkan ratusan investor baru.

“Proyek ini potensi besar. Sebuah daerah dianggap besar, salah satunya ada bangunan seperti ini sebagi salah satu ukuran. Saya yakni ini berhasil,”ujarnya. Wihaji yakin, apartemen tersebut akan sukses, karena saat ini dari data yang masuk, walaupun bangunannya belum jadi, apartemen sudah laku 70 unit.

“Saya atas nama pemerintah akan mendukung dan memberikan gambaran kepada sektor swasta silakan berinvestasi di Batang. Tidak akan kita persulit tetapi dipermudah dengan catatan aturan tetap diikuti,” tandas Wihaji.

Direktur Harrizt Apartment Haris Nugroho mengatakan, pihaknya siap mendukung program pemerintah daerah. Untuk itu, atas dukungan tersebut, pihaknya bersyukur. Karena bisa membangun apartemen di Kabupaten Batang, bahkan yang pertama kali di pantura.

“Pada proyek kami ini, akan bangun sebanyak 175 unit dan sudah terjual sekitar 70 unit. Untuk pembangunan apartemen sendiri ada tiga tipe yakni tipe 19, tipe 28 dan tipe 38 sedangkan untuk nilai investasinya sekitar Rp 60 miliar,” ujar Haris. (han/lis)