Tuntut Kejelasan Jadwal

Pemain Dihadapkan Pada Kejenuhan

532
KAPAN KOMPETISI: Pemain PSIS Semarang saat ini dihadapkan pada kejenuhan menyusul belum ada kepastian mengenai jadwal kompetisi Liga 1 2018. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KAPAN KOMPETISI: Pemain PSIS Semarang saat ini dihadapkan pada kejenuhan menyusul belum ada kepastian mengenai jadwal kompetisi Liga 1 2018. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Jadwal kickoff Liga 1 2018 yang rencananya akan digeber 10 Maret dipastikan molor. Tim-tim kontestan Liga 1 termasuk PSIS harus bersabar menunggu kejelasan jadwal hingga operator PT Liga Indonesia Baru (LIB) selesai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho dihubungi kemarin mengatakan, dalam Managers Meeting di Jakarta kemarin tim-tim peserta hanya diberi penjelasan bahwa kompetisi akan bergulir antara tanggal 18 hingga 25 Maret.

“Jadi harus menunggu RUPS terlebih dahulu karena ada hak-hak tim Liga 1 musim kemarin yang belum terselesaikan. Tanggalnya belum dipastikan, operator hanya mengatakan kickoff akan digelar antara tanggal 18 hingga 25 Maret,” kata Agung.

Lebih lanjut Agung mengatakan, tim berjuluk Mahesa Jenar sebenarnya hanya butuh kepastian mengenai tanggal pelaksanaan kompetisi untuk mengatur program persiapan teknis Haudi Abdillah dkk menghadapi Liga 1.

“Sebenarnya mau tanggal kapan saja kami tidak masalah asal ada kepastian kapan akan digelar karena kaitanya dengan program persiapan yang harus disusun. Jadi yang kami inginkan kepastian kapan tanggal kickoff, syukur-syukur sudah ada kepastian jadwal selama semusim sekalian,” lanjut Agung.

Agung menambahkan, selama menunggu ketidakpastian jadwal kompetisi ini PSIS dihadapkan pada banyak kerugian dibanding keuntungannya.”Keuntungannya, secara teknis kami memiliki waktu persiapan yang lebih panjang,” sambungnya.

Namun kerugiannya kata Agung secara finansial pengeluaran tim Mahea Jenar dipastikan membengkak dengan mundurnya jadwal kompetisi. Selain itu pemain juga dihadapkan pada kejenuhan karena tidak juga bertarung di kompetisi.

Belum lagi kata Agung musim ini jadwal kompetisi akan dipadatkan oleh operator karena di tahun 2018 Indonesia memiliki beberapa agenda internasional salahsatunya perhelatan Asean Games 2018.

“Jadi rencana awal putaran pertama Liga 1 akan selesai sebelum Lebaran, namun dengan mundurnya jadwal putaran pertama baru selesai setelah Lebaran. Jadi kemungkinan jadwal kompetisi musim ini akan padat. Tapi ya mau bagaimana lagi semua tim juga akan mengalaminya. Yang jelas kami hanya ingin kepastian jadwal pelaksanaan saja,” pungkansya. (bas)