32.1 C
Semarang
Senin, 16 Desember 2019

Teh Celup Unik Bernuansa Pilkada

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

RADARSEMARANG.COM – TAHUN Politik membuat suasana kian memanas. Perang opini masing-masing tim sukses pasangan calon (paslon) sering kali berujung black campaign . Fenomena ini yang ditangkap oleh Luh Sukmo Kuncoro. Dia menawarkan solusi bagi para paslon untuk melakukan kampanye kreatif melalui media teh celup.

Begitu wartawan koran ini masuk ke tempat usaha Luh Sukmo Kuncoro di Perumahan Bolon Baru No. 4 Dusun Gonggangan, Desa Bolon, Kecamatan Colomadu, tampak berjejer puluhan teh celup unik. Unik di sini karena pegangan teh ini lain dari produk biasanya. Ada gambar paslon gubernur maupun wakil gubernur yang akan bertanding dalam pilkada serentak tahun ini dari berbagai daerah di Indonesia.

Awal tercetus ide ini, diakui Kuncoro karena keisengan dia dalam membuat inovasi produk. Karena bersamaan dengan momen pilkada, maka akhirnya muncul ide membuat teh celup bergambar paslon tersebut.

“Saya coba tawarkan kepada empat paslon asal Jawa Timur dan Gorontalo. Setelah saya upload di medsos, ternyata reponsnya banyak. Sudah puluhan paslon dari berbagai daerah yang menghubungi saya untuk dibuatkan produk ini.  Malah sudah ada calon legislatif juga ikut pesan. Padahal pemilihannya masih tahun depan,” kata Kuncoro.

Meski banyak permintaan, namun Kuncoro tetap menjaga nuansa pilkada agar tidak panas. Caranya, dia hanya melayani paslon yang pesan dulu dalam satu daerah. “Jadi misal satu daerah ada dua paslon, dan salah satunya pesan duluan, maka yang satunya tidak akan saya layani. Jadi siapa cepat, dia dapat,” kalakar Kuncoro

Dalam satu kotak kemasan ini ada delapan teh celup. Selain itu nanti ada selebaran terkait profil, visi-misi hingga janji-janji kampanye yang menjadi kontrak politik. Sehingga ketika sudah menjadi pimpinan daerah dan siapa tahu ingkar, ada bukti soal janji-janji mereka dahulu. Masyarakat bisa menagih.

“Ternyata keresahan itu juga dialami semua orang Indonesia yang bekerja di luar negeri. Sehingga butuh produk yang bisa mengobati rasa rindu tersebut. Karena pasar saya itu sampai luar negeri, jadi kalau kebetulan ada orang Indonesia di negara lain beli, maka rasa kangen mereka akan hilang. Karena satu kota berisi 24 karakter baju adat dari berbagai suku di Indonesia,” tutur pria kelahiran Ngawi, 3 Desember 1967 ini.

Meski dijual murah meriah, namun omzet yang diraup Kuncoro cukup fantastis. Yaitu menyentuh angka Rp 200 juta hingga Rp 250 juta perbulannya. Sebenarnya bapak dua anak ini bisa mendapat omzet yang lebih tinggi apabila fokus membuat kemasan untuk produksi skala besar.  “Tapi siapa yang nanti memikirkan UMKM. Jadi prinsip saya menjadi pengusaha bukan untuk memperkaya diri, namun bagaimana bisa menjadi manfaat bagi orang banyak,” ujarnya. (atn/bun/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

SMA Kesatrian I Gelar Diksar Patroli Keamanan Sekolah

SEMARANG- SMA Kesatrian 1 Semarang menggelar pendidikan dasar (Diksar)  Patroli Keamanan Sekolah,  di kampus sekolah dan Lapangan Tembak Kodam IV Diponegoro Tembalang, Kamis hingga...

SVLK Beratkan Usaha Skala Kecil

SEMARANG - Pengusaha meubel yang tergabung dalam (Asosiasi Industri Meubel dan Kerajinan Indonesia) berharap pemerintah menunda pemberlakuan Sistem Verifikasi dan Legalitas Kayu (SVLK), setidaknya...

Pasca Tabrakan KA-Innova di Mranggen, Masinis KA Maharani Diperiksa

DEMAK - Polres Demak kemarin (12/8) memanggil masinis kereta api (KA) Maharani untuk dimintai keterangan terkait tragedi yang menimpa mobil Kijang New Innova nopol...

Rute Semarang – Jakarta Jadi Primadona

SEMARANG – Rute Semarang – Jakarta menjadi rute penerbangan domestik yang paling banyak digunakan melalui Bandara Ahmad Yani Semarang. Selama tiga tahun terakhir, jumlah...

More Articles Like This

- Advertisement -