33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

MPI  Tingkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

RADARSEMARANG.COM – SALAH satu keterampilan berbahasa yang harus dikuasai siswa dalam pembelajaran adalah membaca. Dengan membaca, seseorang secara tidak langsung sudah mengumpulkan kata demi kata dalam mengaitkan maksud dan arah bacaannya yang pada akhirnya pembaca dapat menyimpulkan suatu hal dengan nalar yang dimilikinya. Membaca tidak hanya membunyikan huruf-huruf yang tersusun rapi dalam teks tersebut, melainkan harus dengan memahaminya atau istilah lainnya adalah membaca pemahaman.
Membaca pemahaman adalah membaca yang mengutamakan isi bacaan sebagai ungkapan pikiran atau perasaan, kehendak penulis, serta untaian unsur bahasa di dalamnya. Jadi membaca pemahaman adalah penafsiran yang memadahi terhadap makna-makna yang terkandung di dalam lambang-lambang tertulis atau kecepatan membaca dalam memahami isi bacaan secara keseluruhan.
Membaca kelihatannya sangat mudah dilakukan karena tidak membutuhkan pemikiran yang lebih seperti halnya keterampilan berbahasa yang lainnya. Namun pada kenyataannya kemampuan membaca siswa sangat kurang, apalagi tingkat kemampuan membaca pemahaman. Berdasarkan pengalaman pembelajaran Bahasa Indonesia, ternyata kemampuan membaca pemahaman pada siswa masih rendah. Siswa cenderung membaca kembali suatu teks bila menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan teks tersebut atau hanya sekedar mengungkapkan kembali isi teks yang mereka baca. Hal ini menyebabkan waktu pemebelajaran tidak efektif dan siswa tidak mendapatkan informasi secara mendalam dari teks yang mereka baca.
Rendahnya tingkat kemampuan membaca pemahaman disebabkan adanya beberapa faktor, antara lain; siswa belum terampil dalam membaca pemahaman, siswa tidak terbiasa membaca pemahaman, dan kurangnya motivasi dari siswa dalam membaca. Hal tersebut ditunjukkan dengan perilaku siswa yang sering mengeluh, malas, bahkan menolak pada saat guru menyuruh membaca. Apalagi jika harus membaca teks yang terlihat panjang, semangat mereka langsung hilang.
Selain itu, pembelajaran yang dilakukan oleh guru juga mempengaruhi hasil belajar siswa. Guru yang hanya menggunakan teknik ceramah, mengandalkan buku paket, dan tidak melakukan pendampingan secara intensif kepada siswa pada saat pembelajaran tentunya membuat siswa bosan dan tidak menarik. Untuk mengatasi hal tersebut, maka perlu dipilih teknik membaca pemahaman yang tepat agar dapat memberikan peluang bagi siswa untuk lebih banyak pengalaman membaca pemahaman, memotivasi siswa, serta mudah dalam memahami isi suatu teks.
Making Predictionand Inference (membuat prediksi dan simpulan) dapat dijadikan salah satu alternatif untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman. Teknik  ini melibatkan media gambar  sehingga sangat membantu siswa dalam memahami isi teks. Dalam membuat prediksi dan simpulan, pembaca dilibatkan secara langsung karena mereka langsung berhubungan dengan teks yang dibaca. Pembaca dapat menginterpretasi, memperoleh, mengolah, dan menyebarluaskan informasi yang dibaca.
Teknik ini mempunyai lima tahap, yaitu tahap membaca judul dan melihat gambar yang berkaitan dengan teks, tahap memprediksi isi teks tahap menulis prediksi yang berkaitan dengan teks, tahap membaca dan menandai hal-hal penting dalam teks, menemukan kata yang belum dipahami dan mencari makna kata tersebut dalam kamus, dan tahap mencatat informasi penting yang terdapat dalam teks. Selain penggunaan teknik tersebut dalam pembelajaran, pendampingan secara intensif dari guru juga diperlukan karena siswa tetap membutuhkan arahan. Dengan demikian, pembelajaran membaca pemahaman pada siswa akan berhasil. (tj3/aro)
Guru SMP Negeri 12 Semarang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Paramount Land Raih Housing Estate Awards

SEMARANG- Paramount Land berhasil meraih penghargaan dalam ajang Housing Estate Awards 2017 kategori “Most Favoured Middle Class Township Scale Housing Estate in Tangerang, Banten”...

Mandor TPK Gambilangu Ditemukan Tewas

KENDAL — Seorang mandor kayu Tempat Pelelangan Kayu (TPK)  Gambilangu, Desa Sumberejo Kecamatan Kaliwungu ditemukan tewas tergeletak di antara tumpukan kayu. Belum diketahui penyebab tewasnya mandor...

Evaluasi Rekomendasi Normalisasi Sungai

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID—Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) berjanji mengevaluasi terbitnya sejumlah rekomendasi normalisasi sungai di wilayah gunung Merapi. Hal itu dilakukan pascabencana longsor...

Beri Bekal Siswa Mandrasah Hadapi Bencana

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Pemerintah hingga kini terus berupaya memberikan pengetahuan khusus penanganan bencana bagi pelajar di sekolah, termasuk siswa di sekolah madrasah. Melalui penerapan program...

Siapkan Lulusan Bersaing di Pasar Bebas

SEMARANG - Sebagai satu-satunya perguruan tinggi swasta yang konsen di pendidikan ahli statistik, Akademi Ilmu Statitika (AIS) Muhammadiyah Semarang menggelar wisuda ke-XXIII 2017 di...

Asyik Belajar Seni Budaya dengan “Permen Karet”

RADARSEMARANG.COM - PEMBELAJARAN yang menyenangkan merupakan impian bagi peserta didik. Guru yang menyenangkan menjadi idola. Namun apa yang terjadi jika kelas tidak lagI sesuai...