33 C
Semarang
Minggu, 27 September 2020

Waspadai Pungli Pedagang di Lokasi Darurat

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Wali Kota Pekalongan Saelany Mahfudz meminta pedagang korban kebakaran Pasar Banjarsari yang menempati lokasi darurat mewaspadai adanya pungutan liar (pungli). Menyusul adanya indikasi oknum tertentu menarik pungli.
Kemarin, wali kota meninjau Pasar Banjarsari yang terbakar dan kondisi pedagang yang berjualan di lokasi darurat, seperti di Jalan Blimbing, Jalan Sultan Agung, Jalan Pati Unus, serta Taman Pati Unus.
“Tinjauan ini sekaligus memastikan tidak ada pungli kepada pedagang yang menempati lapak sementara. Jangan sampai kondisi ini dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab untuk melakukan pungutan liar. Kalau nanti (pungli), akan kami usut,” tegas wali kota saat meninjau lapak darurat, didampingi sejumlah kepala OPD, Jumat (2/3).
Dalam kesempatan tersebut Saelany juga menyempatkan diri berkomunikasi dengan sejumlah pedagang. Sebagian besar pedagang mengeluhkan kesulitan mendapat pelanggan. “Semoga ke depan bisa berjualan seperti sebelumnya, dan kami juga dapat pelanggan lagi,” harap Siti, salah seorang pedagang.
Sementara saat meninjau gedung yang terbakar, rombongan wali kota menjumpai adanya retakan pada tembok-tembok pasar. Ia pun meminta kepada para pedagang yang masih berjualan di sekitar tembok pasar agar lebih berhati-hati.
“Saya mengimbau tadi kepada pedagang, jangan berjualan dekat dengan tembok pasar, takutnya tembok runtuh,” serunya.
Dari pantauan, hanya sebagian pedagang yang berjualan, diantaranya, pedagang sayuran, alat rumah tangga dan kebutuhan pokok. Ada juga beberapa pedagang pakaian. Mereka menjajakan dagangan dari sisa kebakaran yang masih layak dan stok yang tersimpan di rumah, dengan mobil bak terbuka hingga sepeda motor seadanya. (han/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...