Kerangka Manusia di Gudang Tua

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Sebuah kerangka manusia yang diduga penjaga sebuah rumah tua bekas gudang batik, ditemukan oleh warga yang akan menebang pohon. Lokasi penemuan di salah satu rumah di Jalan Jendral Sudirman pantura No 125 RT 03 RW 04, Kelurahan Kebulen, Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Jumat (2/3).
Saat ditemukan, mayat yang tinggal tulang dan diperkirakan berjenis kelamin laki-laki itu dalam posisi terlentang di bawah tempat tidur. Kepala mayat berada di dalam rangka besi, sebuah penyangga mesin pres besi.
Awal mulai ditemukan mayat itu dari seorang pekerja,  Abdul Basir, yang hendak merapikan ranting-ranting pohon yang berada di atap rumah kosong tersebut. Dirinya diperintah pemilik usaha mebel yang atapnya terganggu pohon-pohon yang tumbuh dari dalam rumah tersebut.
Setelah izin dari RT setempat, dia mulai memotong pohon. Saat memanjat, salah satu pohon, ada salah satu genting terbuka. Dan dia melihat ada sosok kerangka manusia di dalam kamar.
“Saya kaget waktu melihat dari genteng ada mayat. saya langsung lari lapor RT dan diteruskan ke polisi,” ucap Basir.
Kemudian anggota Babinkamtibmas bersama perwakilan warga mencoba masuk rumah kosong tersebut. Lokasinya yang berada tepat di jalur pantura dan jauh dari kampung, membuat warga juga jarang mengetahui seluk beluk rumah itu.
Rumah yang dalam keadaan terkunci membuat polisi harus naik kea tap agar bisa masuk dalam rumah. Dari hasil olah TKP, di dekat kerangka mayat ditemukan bundelan yang berisi uang sekitar Rp 300 Ribu, sebuah KTP dan KK atas nama Matsai Haryanto, 69, warga Malang Jawa Timur,  dan beberapa dokumen lainnya.
“Identitas kerangka ini, masih dalam penyelidikan. Namun demikian kita temukan berkas-berkas kependudukan, apakah ini identitasnya atau tidak, masih kami dalami,” kata Kapolsek Pekalongan Barat, Kompol Hanafi Umar saat ditemui di lokasi kejadian.
Menurut Hanafi, polisi menduga telah meninggal sekitar satu tahunan. Namun perlu penyelidikan lebih lanjut. Kerangka mayat juga langsung dibawa ke RSUD Bendan.
Diperkirakan sesuai kalender Juni 2016 yang terakhir disobek, mendekati waktu kematian  korban. Namun tepatnya akan diperiksa oleh kedokteran forensik. (han/zal) 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -