Ngudo Roso Didominasi Keluhan Infrastruktur

314
MERIAH : Penampilan grup karawitan dari Pemkab Batang, memeriahkan kegiatan Nguro Roso di Desa Bawang Kecamatan Blado. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
MERIAH : Penampilan grup karawitan dari Pemkab Batang, memeriahkan kegiatan Nguro Roso di Desa Bawang Kecamatan Blado. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Berbagai keluhan dan masukan warga terlontar dalam kegiatan Ngudo Roso (curhat warga) yang diselenggarakan di Desa Bawang, Kecamatan Blado, selama dua hari, Rabu (28/2) hingga Kamis (1/3).

Pada acara Ngudo Roso, sebagian besar perwakilan warga dan Kepala Desa se Kecamatan Baldo yang hadir, rata-rata meminta perbaikan infrastruktur kepada Pemerintah Kabupaten Batang. Selain ingin mendengar curhatan dan keingin warga Blado, Bupati Batang Wihaji beserta rombongan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga menyalukan raskin kepada warga yang berhak.

Bupati Wihaji sangat senang dengan berbagai acara yang digelar dalam acara Ngudo Roso kali ini.

“Ini merupakan kegiatan rutin yang digelar Pemkab Batang, agar semakin dekat dengan warganya. Dan ternyata warga juga senang dengan cara ini dalam komunikasi dengan pimpinannya,” jelasnya.

Seperti sebelumnya, bupati dan wakilnya mengajak semua kepala OPD agar keluhan dan curhatan masyarakat terkait kebutuhan hidup dan kepemerintahan, bisa langsung ditangkap dan diatasi oleh pejabat yang membidangi. Termasuk juga membawa serta ke 15 camat se Batang.

Acara Ngudo Roso dilanjutkan pada Kamis pagi (1/3) dengan menggelar senam sehat bersama, tim PKK, guru, pejabat dan rombongan Pemkot Batang. Kemudian dilanjutkan dengan meninjau salah satu potensi wisata alam, yaitu Curug Genting yang berada tidak jauh dari kantor kelurahan setempat.

Acara diakhiri dengan, meresmikan Kampung KB di Desa Bawang, dan langsung dilakukan berbagai kegiatan seperti KB gratis, dan senam manula. Warga juga sempat dihibur oleh drum band dari SDN Bawang yang mengiringi bupati dan rombongan. (han/zal)