33 C
Semarang
Kamis, 13 Agustus 2020

Ironis, Direhabilitasi Malah Jadi Pengedar

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Tidak hanya menyasar masyarakat umum, pelaku dunia hiburan, PNS dan TNI Polri saja, dalam pemeriksaan penyalahgunaan narkoba. Namun Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batang juga melakukan pemeriksaan internal dan para awak media.
“Kegiatan ini rutin kami gelar setiap waktu, selain periksa rutin anggota BNN juga mengajak wartawan cek urine, dan ternyata semua nihil kandungan narkoba,” jelas Kepala BNN Kabupaten Batang Teguh, Rabu (28/2).
Teguh mengatakan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Indonesia sudah semakin mengkhawatirkan. “Indonesia selama ini bukan hanya sebagai tujuan narkoba, namun juga sekaligus menjadi pasar yang potensial di tingkat Asia Tenggara,” serunya.
Bahkan dari hasil penelitian Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, angka prevalensi narkoba di kalangan remaja, pelajar, kelompok kerja produktif cenderung turun namun harus tetap ditangani secara komprehensif. Angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia pada tahun 2017 adalah sebesar 1,77 persen. Sedang angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di Jawa Tengah adalah sebesar 1,16 persen.
Pada awal tahun ini, dijelaskan bahwa pihaknya sudah merehabilitasi 19 pengguna narkoba di Batang, yang didominasi oleh pengguna obat-obatan.  “Hanya ada 2 pengguna sabu-sabu yang kami rehabilitasi, sisanya kebanyak penyalagunaan obat-obatan, serta masih dalam tahap coba, bukan pengguna aktif,” terangnya.
Ironisnya, awal tahun ini ada salah satu pasien rahbilitasi yang tertangkap karena kembali mengedarkan narkoba. Bahkan pasien masih dalam tahanan di Lapas Pekalongan.
“Ini tentu sangat kami sayangkan, karena masih dalam proses rehabilitasi, akan tetapi malah menjadi pengedar lagi. Terlebih dilakuikan di dalam Lapas, yang notabene sangat ketat,” sesalnya. (han/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Waisak, Tunjukkan Bakti ke Orang Tua

SEMARANG - Peringatan Hari Raya Waisak 2571 BE/2017 di Vihara Buddhagaya Watugong, Semarang kemarin berlangsung khidmat. Acara dihadiri ratusan umat Buddha dari berbagai daerah...

Rp 6 M Aset Mitradana Dikuasai Kurator

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG -Tiga aset Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Mitradana langsung disegel oleh tim kurator Eka Widhiarto dan Shindu Arief Suhartono, setelah koperasi tersebut dinyatakan pailit oleh...

Bawaslu Tegur Istri Ganjar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Siti Atikoh Supriyanti, istri Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, hanya mendapat sanksi moral berupa teguran dari instansi tempatnya bertugas di Badan Pemberdayaan...

​Ormas NU Bisa Jadi Kekuatan Politik

RADARSEMARANG.COM, KENDAL — Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Nahdhatul Ulama (NU) memiliki kekuatan politik masif yang dapat mewakili rakyat. Sebab, di Indonesia jumlah jamaah paling banyak...

Sabrina Landing di Ruang Sidang

Oleh Dahlan Iskan Sudah lama Sabrina ditunggu Amerika. Di bandara-bandara negeri adikuasa itu. Tapi tumben. Selama tahun 2018 Sabrina tidak sekali pun ke Amerika. Direktur Keuangan...

Memacu Semangat Belajar Siswa melalui Turnamen

RADARSEMARANG.COM - PELAKSANAAN proses pembelajaran yang kurang melibatkan aktivitas siswa cenderung membuat siswa cepat merasa jenuh. Belajar untuk materi teoritis, minim aplikasi rumus dan...