Perjalanan Kontainer Dipantau Live

310

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Gabungan Importer Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) Jawa Tengah meluncurkan Go Live, kemarin. Sistem ini bertujuan mengawasi pergerakan kontainer sejak dari dermaga Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) hingga Depo dengan menggunakan teknologi berbasis IT oleh surveyor independen.

Ketua BPD GINSI Jawa Tengah Budiatmoko mengatakan, selama ini pengawasan dilakukan secara manual, kit diimportasi dari CY sampai gudang, dan terkadang ada kerusakan. “Nah kerusakannya dimana? Itulah yang ingin kami ketahui. Karena selama ini segala biaya kerusakan terkait kontainer selalu dibebankan pada importer. Padahal perjalanan kontainer mulai dari turun kapal hingga ke gudang melewati banyak proses,” ujarnya.

Di sisi lain, beredar surat edaran Kementerian Perhubungan bahwa sudah tidak ada jaminan kontainer. Namun, kenyataan di lapangan masih ada biaya jaminan kontainer. “Contohnya ketika angkut kelengkeng pasti ada gasnya yang menyebabkan korosi. Nah itu yang harus nanggung siapa?” imbuh Sekjen DPP GINSI, Erwin Taufan. Melalui pemantauan dari situs yang dikembangkan oleh pihak ketiga ini, importer bisa mengetahui pihak mana yang harus bertanggung jawab atas kerusakan kontainer.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Tanjung Emas Ahmad Wahid mengapresiasi terobosan GINSI Jawa Tengah. Ia berharap sistem yang kali pertama dilakukan di Indonesia ini juga dapat diterapkan di daerah lain. (dna/ric)