Marco Lewati Penyisihan Pertama

USM Liga Bulutangkis 2018 Jawa Bali

708
PENYISIHAN AWAL : Pertandingan penyisihan awal USM Blibli Ptrotech Liga Bulutangkis 2018 Jawa Bali hari pertama kejuaraan, kemarin. (Taufik Rikhoyadi/Jawa Pos Radar Semarang)
PENYISIHAN AWAL : Pertandingan penyisihan awal USM Blibli Ptrotech Liga Bulutangkis 2018 Jawa Bali hari pertama kejuaraan, kemarin. (Taufik Rikhoyadi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemain putra klub Perkumpulan Bulutangkis (PB) Pandowo Semarang, Marco Aryanto Nugroho Supriyadi, maju babak penyisihan lanjutan kelompok tunggal anak putra Seri I USM Blibli Ptrotech Liga Bulutangkis 2018 Jawa Bali, 27 Februari – 3 Maret 2017. Marco memetik kemenangan pertamanya atas Bahtiar Aji Darmawan dari PB Candra Wijaya Rajawali Purwokerto.

Pada pertandingan Selasa (27/2) kemarin, di GOR Prof Sudarto, kompleks kampus Universitas Semarang (USM),  Jalan Alteri Semarang, Marco dan Bahtiar sama-sama turun sebagai non unggulan. Marco mampu menang dua set langsung dengan angka jauh. Gim pertama unggul 21-6 dan gim kedua diakhiri 21-12.

Sementara, dua unggulan di kelompok tersebut dikandaskan pemain non unggulan. Unggulan empat M Rifa’I Nuril Muzaqi (Panorama, Solo) takluk di tangan pemain sekota, Nadhif Hasby Wikasa (PMS, Solo), 21-17, 21-15. Unggulan tujuh Sheva Aditya Kurnihadji (Tahfidz-Qu, Yogya), dikandaskan Denis Alfansa (PB Ace Quality), juga dari Yogya, 21-19, 21-8. Adapun unggulan satu Muhammad Hidayat dari PB Matahari Terbit Semarang, hingga petang kemarin belum turun bertanding.

Pada bagian putri, tuan rumah Kota Semarang menempati seeded unggulan satu dan dua. Unggulan pertama Ardita Anjani dari PB Altrec, dan unggulan dua Amelia Putri dari PB Matahari Terbit. Partai tunggal pemula putra, unggulan pertama dan kedua dikuasai CWIBC, Tangsel, atas nama Prahdiska dan Ananda Hilqom.

Panitia Pertandingan, Agus Budhiawan, menyebutkan, pada liga 2018 pertandingan juga memainkan kelas madya, namun dibatasi khusus pemain Kota Semarang. Kelas Utama baru dapat diikuti atlet se Jawa – Bali. Kelas utama pada kejuaraan seri liga kali inipun makin ketat dari tahun sebelumnya. Sebab diikuti pemain handal dari klub daerahnya masing-masing. “Banyak pemain yang baru ikut liga tahun ini dan mereka mengejar juara. Jadi persaingan kompetitif,” paparnya. (fiq/bis/zal)