33 C
Semarang
Senin, 21 September 2020

Dapat Energi Baru dari Nasyiatul Aisyiyah

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Calon Wakil Gubernur Jateng Ida Fauziyah mendapatkan energi baru saat bersilaturahmi dengan ratusan anggota Nasyiatul Aisyiyah Jateng. Selain bersilaturahmi, Ida juga didapuk sebagai pembicara dalam “Training of Trainers” Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Jawa Tengah dengan tema “Pelayanan Remaja Sehat”.

“Ini membawa semangat baru, energi baru buat saya. Apalagi diajak diskusi soal remaja. Karena bicara soal remaja adalah berbicara masa depan bangsa,” katanya usai mengisi acara di Pekalongan.

Ida menambahkan, saat ini berbagai ancaman mengintai bangsa ini. Antara lain upaya penyelundupan narkoba dari negara lain. “Betapa sedihnya kita, jika benar narkoba itu bisa masuk dan mengancam para remaja kita,” jelasnya.

Saat ini, jelas Ida, pemerintah sudah mendapat bonus demografi. Keberadaannya bisa menjadi peluang emas, atau sebaliknya, yakni musibah. Karena ternyata saat ini di Jawa Tengah, angka partisipasi kasar pendidikannya baru 7,4 tahun. Belum sampai 9 tahun. “Artinya masih banyak pendidikannya yang SMP pun belum tuntas,” tambahnya.

Ke depan, hal itu harus diperbaiki, salah satunya dengan mengejar angka 9 hingga 12 tahun, atau lulus SMA. Sebab kalau kondisinya tak sampai lulus SMP, remaja-remaja akan lari ke pekerjaan-pekerjaan rumah tangga, meskipun sampai ke luar negeri. Mereka yang ke luar negeri, sebut Ida, kebanyakan adalah kaum perempuan. “Bagi perempuan yang sudah berkeluarga dan punya anak, maka pendidikan anaknya bisa terbengkalai. Pendampingan pada anak juga tak maksimal,” tambahnya.

Satu sisi, lanjutnya, perkembangan teknologi saat ini, juga membawa dampak positif dan negatif. Sebab, jika remaja menggunakan gadget secara negatif, bisa terpapar hal negatif pula. “Karena tak ada pendampingan bisa terpapar pornografi. Lalu, bisa ke perbuatan lain dan nikah dini. Karena belum siap nikah, maka berimbas pula pada masa depan keluarganya,” terangnya.

Salah satu anggota Nasyiatul Aisyiyah, Latifah mengaku sepakat dengan gagasan-gagasan yang disampaikan Ida. Salah satunya mengurangi jumlah kemiskinan dan menambah lapangan pekerjaan. “Termasuk tentunya pemberdayaan bagi kaum perempuan, itu sangat bagus,” tambahnya. (fth/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Respons Cepat lewat Smile Police

SEMARANG-Polda Jateng resmi meluncurkan aplikasi Sistem Manajemen Informasi Layanan Elektronik atau Smile Police. Di dalam aplikasi online tersebut terdapat 11 program prioritas kapolri. Launching...

29 Perusahaan Tak Bayar THR

SEMARANG- Sebanyak 29 perusahaan yang berada di Jateng diadukan karyawannya, karena tidak membayar Tunjangan Hari Raya (THR). Perusahaan tersebut berada di Semarang, Boyolali, Surakarta,...

Gerindra Tunggu Hasil Survei

SEMARANG - Partai Gerindra belum memastikan nama yang bakal diajukan dalam bursa Pilgub Jateng 2018 mendatang. Saat ini, hanya ada dua nama yang masuk...

Sinergi Dunia Usaha dengan Media Massa Kunci Sukses di Era Global

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2017 digelar di Kota Ambon, Provinsi Maluku. Berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan, diantaranya ditandai dengan pembukaan pameran pers yang dikemas...

Gaet Investor Untuk SPAM Semarang Barat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG- Sistem Penyediaan Air Minum ( SPAM ) Semarang Barat berkapasitas 1.000 liter/detik mulai diperkenalkan kepada investor, dalam acara Market Sounding SPAM Semarang...

Punya Style Klasik dan Tenaga Besar

RADARSEMARANG.COM - Memiliki body yang bongsor ternyata tidak membuat motor kesayangan Herman Ngadihartanto tak bisa berlari kencang. Motor Harley Davidson Roadster keluaran tahun 1962...