Tingkatkan Pemberdayaan Wanita serta Kemandirian Ekonomi

Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan

244
PENDAMPINGAN : Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan. Hj. Munafah Asip Kholbihi memberikan materi dalam Pembinaan 10 Program Pokok PKK di Kecamatan Talun. (TAUFIK HIDAYAT/jawa pos radar semarang)
PENDAMPINGAN : Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan. Hj. Munafah Asip Kholbihi memberikan materi dalam Pembinaan 10 Program Pokok PKK di Kecamatan Talun. (TAUFIK HIDAYAT/jawa pos radar semarang)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan, Hj. Munafah Asip Kholbihi terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperdayakan peran wanita, serta menekan angka kematian bayi (AKB) dan angka kematian ibu (AKI). Upaya tersebut dilakukan dengan  Pembinaan 10 Program Pokok PKK kepada 19 Kecamatan di Kabupaten Pekalongan.

Pembinaan 10 Program Pokok PKK kepada Kelompok Binaan Wilayah (Pokbinwil) diawali di Kecamatan Talun, kemudian Kecamatan, Doro, Karangdadap dan Paninggaran. Dilanjutkan dengan pembinaan 19 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan. Pembinaan dilakukan pada awal tahun untuk mengetahui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sejak perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian serta tertib administrasi PKK.

Dengan dilakukannya Pembinaan 10 Program Pokok PKK, peran serta wanita khususnya ibu rumah tangga dalam meningkatkan ekonomi keluarga dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk berwiraswasta. Tujuannya disamping membantu meningkatkan ekonomi keluarga, juga dapat menjadi wirausaha rumah tangga yang mandiri.

PKK juga melakukan perencanaan, pelatihan hingga pelaksanaan dan monitoring terhadap kader mulai dari tingkat Kecamatan dan Desa dalam bidang kesehatan. Monitoring terhadap ibu hamil hingga melahirkan dibagi dalam setiap Rukun Tetangga (RT) yang dipantau langsung oleh bidan desa, yang bekerjasama dengan Puskesmas setempat.

Bahkan pada Tim PKK Tingkat Desa dilakukan monitoring ibu hamil setiap bulan hingga melahirkan. Setelah melahirkan pun masih di monitoring hingga balita. Hal itu dilakukan untuk memastikan kondisi ibu hamil agar tetap dalam kondisi baik, yang berdampak pada turunnya angka kematian pada bayi dan anak.

Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan Dra Hj. Munafah Asip Kholbihi, Senin (26/2) menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Ketua TP PKK Kecamatan, yang sudah banyak mengeluarkan program inovasi. Sehingga banyak muncul program inovasi yang baru, yang bermafaat untuk masyarakat.

“Pembinaan 10 Progam Pokok PKK ini, dimaksudkan untuk mengetahui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sejak perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian serta tertib administrasi PKK. Disamping itu, untuk mengajak kepada kader-kader PKK agar senantiasa berupaya membantu penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi di desa masing-masing,” jelasnya.

Munafah juga menuturkan, dengan dilakukannya Pembinaan 10 Program Pokok PKK pada kecamatan sejak awal, Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan bisa memberikan arahan dan masukan, serta melibatkan semua PKK tingkat desa. Sehingga program kerja PKK disinergikan dengan program kerja desa, dengan menggunakan anggaran yang ada di desa, baik dana desa maupun alokasi dana desa yang jumlahnya sangat besar.

Menurutnya PKK tingkat desa juga harus pandai menggali dan mengolah potensi ekonomi lokal, bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sehingga kemandirian desa dapat terwujud, kewirausahaan yang diawali dari kader PKK, dan tertuang dalam 10 Program Pokok PKK desa.

“Setiap kali mengadakan Pembinaan 10 Program Pokok PKK, kita ajak pihak desa untuk dilibatkan dalam membuat perencanaan, hingga pelaksanaan, kemudian kita evaluasi program yang sudah dilaksanakan. Sehingga 10 Program Pokok PKK pada tingkat desa, terencana terukur dan terkontrol dengan baik, dan berdampak nyata pada kemanfaatan untuk masyarakat desa,” tuturnya. (thd/adv/ric)