33 C
Semarang
Kamis, 16 Juli 2020

Gugatan Lawan Polda Jateng Ditolak

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COMSEMARANG– Perjuangan tersangka kasus dugaan tindak pidana pemalsuan merek yang menjerat Aril Kriastianto untuk bisa dibebaskan dan dilepaskan dari status tersangka akhirnya pupus. Pasalnya, Pengadilan Negeri (PN) Semarang yang menyidangkan gugatan praperadilan melawan penyidik Ditreskrimsus Polda Jateng tersebut dalam putusannya menolak.

“Sudah diputus beberapa waktu lalu. Pengadilan menolak permohonan praperadilan kami. Hakim menyatakan, penyitaan penyidik dilakukan disaat pemohon belum mengantongi izin merek. Atas putusan itu kami menghormati dan akan mengikuti proses hukum selanjutnya,” kata kuasa hukum Aril Kriastianto, Hidayatun Rohman AM saat dikonfirmasi, Senin (26/2).

Dalam pettitum gugatannya Aril Kriastianto menilai, permohonan praperadilan diajukan pihaknya karena penyitaan penyidik inprosedural. Dalam kasus itu, ia menyampaikan, penyidik tanpa ada dasar hukum yang sah telah melakukan sita atas barang-barang miliknya berupa, 143 lusin celana jeans merek Athan Lois, 5 potong celana setengah jadi merek Athan Lois, 2 mesin jahit merek Shunfa dan Tipikal, serta 1 nota penjualan.

Atas penyitaan itu, pada 4 Desember 2017 pemohon dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi atas dugaan pidana pelanggaran merek yang disangkakan terhadapnya. Aril yang disangka melanggar Pasal 100 ayat I dan atau ayat 2 dan atau Pasal 102 Undang-Undang (UU) nomor 20 tahun 2016 tentang merek dan indikasi grafis pada 8 Desember 2017 kembali dipanggil untuk diperiksa.

Menurutnya, terdapat kesalahan dan kejanggalan dalam prosedur proses penyitaan barang bukti oleh penyidik. Penyitaan dilakukan dilakukan sebelum adanya panggilan. Penyitaan itu juga tanpa dilampiri surat izin (berbentuk penetapan), dari Ketua Pengadilan Negeri setempat. Ia juga menyatakan penyitaan tersebut cacat dan bata demi hukum.

“Akibat penyitaan itu, kami mengalami kerugian sekitar RP 1, 9 miliar, atau apabila  yang mulia hakim tunggal berpendapat  lain, kami mohon putusan yang seadil-adilnya,” kata Aril Kriastianto dalam pettitum gugatannya. (jks/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Presiden Jokowi Akan Hadiri Maulid Nabi

PEKALONGAN-Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan menghadiri, puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang digelar Kanzus Salawat Pekalongan, Minggu siang (8/1) mendatang. Disamping itu,...

Mesin Panas, Mobil Terbakar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Kebakaran mobil terjadi pada Jumat (4/5) siang, pukul 10.45, di dekat Mapolda Jateng, tepatnya di Jalan Veteran, depan kantor Tower Bersama.  Mobil Peugeot...

Mr Seven Eleven

Oleh: Dahlan Iskan From hero to apalah namanya. Reputasinya menembus langit. Tiga tahun lalu. Sekarang di dalam tahanan. Di Jepang. Sudah tiga kali perpanjangan masa...

LKS Cerita Bergambar Menumbuhkan Minat Belajar

RADARSEMARANG.COM - SELAMA ini, penulis mengajar materi usaha dengan menggunakan metode diskusi searah atau diskusi kelompok dalam pembelajaran. Hanya beberapa anak saja yang antusias...

PPSM Ujicoba PSCS Cilacap

MAGELANG–Hari ini, PPSM Sakti Magelang akan bertandang ke Stadion Wijayakusuma, markas PSCS Cilacap untuk melakukan laga uji coba, pukul 15.30. Pertandingan tersebut, sebagai salah...

348 Pecandu Narkoba Direhabilitasi

MAGELANG- Sejak 2015 hingga awal 2017 ini, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Temanggung telah merehabilitasi 348 pecandu narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba). Rinciannya 312...