Beraksi Tak Sampai 3 Menit

813
GELAR PERKARA : Kapolsek Tembalang Kompol Budi Rahmadi, menggelar kasus curanmor yang dilakukan oleh Khoeron. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
GELAR PERKARA : Kapolsek Tembalang Kompol Budi Rahmadi, menggelar kasus curanmor yang dilakukan oleh Khoeron. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dua sindikat pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) ditangkap Unit Reskrim Polsek Tembalang. Aksi mereka sangat kilat, tidak sampai tiga menit, berhasil membawa kabur motor milik korbannya. Sudah beraksi tiga kali dengan sasaranya wilayah Kecamatan Tembalang.

Tersangka bernama Khoeron alias Kyai, 43, warga asal Wonosekar, Karangawen, Demak. Dua lainya, yakni Sujud, 39, warga Banyumeneng, dan Ahmad Jazuli alias Totet, 37, warga Kebonbatur. Dua pelaku dari Mranggen Demak ini sebagai perantara penjual sekaligus penadah sepeda motor hasil curian.

Khoeron ditangkap usai melakukan aksi bersama rekannya Heri di Jalan Klipang Raya, Tembalang, pada Kamis (8/2) malam. Modusnya dengan berkeliling mencari sasaran dan membawa kunci leter T, digunakan untuk merusak rumah kunci motor.

Nahas, dalam aksinya ini Khoeron berhasil ditangkap lantaran kepergok pemiliknya dan sempat mendapat pukulan sebelum diserahkan ke Mapolsek Tembalang. Sementara Heri langsung meninggalkan lokasi saat mengetahui rekannya ditangkap warga.

“Kami sudah memiliki data pelaku Heri, sudah kami gerebeg setelah kejadian di rumahnya di Desa Bogosari, Kecamatan Guntur, Demak, tapi dia tidak di rumah. Saat ini jadi DPO kami,” ungkap Kapolsek Tembalang Kompol Budi Rahmadi.

Sedangkan dua penadah kelompok Mranggen ditangkap setelah polisi menggelar razia. Keduanya dicurigai karena didapati menggunakan sepeda motor tanpa kelengkapan surat. Setelah dicek ternyata identik dengan laporan di Polsek Tembalang.

Sementara, tersangka Khoeron mengakui aksi pencurian ini telah direncanakan bersama Heri. Berangkat dari Karangawen ke Tembalang berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih-merah milik Heri, Kamis, (8/2), setelah magahrib.

“Kami lihat ada motor Satria F di pinggir jalan, nggal lama langsung saya datangi dan masukan kunci T, sekitar tiga menit sudah nyala,” katanya. (mha/zal)