MERIAH : Ribuan pengunjung memadati acara Festival Durian Lolong 2018 di Lapangan Desa Lolong Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MERIAH : Ribuan pengunjung memadati acara Festival Durian Lolong 2018 di Lapangan Desa Lolong Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Lebih dari sepuluh ribu pengunjung datang ke acara Festival Durian Lolong 2018 di Lapangan Desa Lolong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Minggu (25/2) kemarin.

Acara yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan, Jawa Tengah, melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Pekalongan ini dimeriahkan juga dengan tarian tradisional juga ditampilkan oleh para seniman dari Dewan Kesenian Daerah (DKS) Kabupaten Pekalongan. Selain itu, Pemkab Pekalongan juga menyediakan gunungan durian lebih dari 1000 durian. Semua itu, diberikan gratis kepada para pengunjung.

Menariknya, sebagian besar pengunjung kali ini merupakan warga luar Kabupaten Pekalongan. Mereka tertarik untuk menikmati ribuan durian varietas unggulan dengan aneka rasa khas dan hanya ada di Desa Lolong, Kabupaten Pekalongan. Mereka juga tertarik membeli durian yang dijajakan oleh para petani durian di sepanjang jalan Desa Lolong dengan harga yang sangat terjangkau. Soal rasa, dijamin tidak mengecewakan pengunjung.

Acara Festival Durian Lolong 2018 kali ini, diawali dengan pawai durian yang merupakan hasil bumi dari 10 kecamatan di Kabupaten Pekalongan. Durian  varietas unggulan dengan aneka rasa khas tersebut, turut diikutkan lomba dengan hadiah puluhan juta rupiah yang disediakan oleh Pemkab Pekalongan.

Sedangkan yang menyandang juara pertama pada Festival Durian Lolong 2018 ini adalah varietas unggulan durian ketan dari petani Kecamatan Doro. Juara kedua dan ketiga diraih petani durian Kecamatan Karanganyar dan Lebakbarang, dengan varietas unggulan jenis kepolo dan susu, yang ada rasa khas pedas dan legit menggigit.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, menuturkan bahwa Festival Durian Lolong Kabupaten Pekalongan ini, menjadi ajang wisata kuliner buah durian yang sangat terkenal di Indonesia maupun manca negara. Bukan karena buah duriannya memiliki rasa khas pedas, legit menggigit, ketebalan, serta padat akan daging, namun karena keasrian dan keindahan alam Desa Lolong, Kecamatan Karanganyar.

Bahkan karena keindahan dan keasrian Desa Lolong, menjadi inspirasi lirik lagu artis Ebiet G Ade berjudul Lolong, dengan Jembatan Batu melengkungnya yang sangat terkenal, dan lagu Lolong itu mencerminkan alam yang sebenarnya pada Desa Lolong.

“Tak heran jika Festival Durian Lolong ini, menjadi wisata kukiner buah durian yang selalu dinanti, karena ada objek wisata alam yang asri dan arung jeram Sungai Sengkarang yang indah dan menantang untuk diarungi,” tutur Bupati Asip. (thd/adv/ida)