Guru Antusias Ikuti Workshop Menulis

447
FOTO BERSAMA: Peserta workshop pelatihan menulis artikel populer di media massa yang diselenggarakan oleh Jawa Pos Radar Semarang dengan support BP2MK Wilayah IV Jateng berfoto bersama usai mengikuti pelatihan. (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
FOTO BERSAMA: Peserta workshop pelatihan menulis artikel populer di media massa yang diselenggarakan oleh Jawa Pos Radar Semarang dengan support BP2MK Wilayah IV Jateng berfoto bersama usai mengikuti pelatihan. (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

 

ANTUSIAS: Peserta workshop pelatihan menulis artikel populer di media massa yang diselenggarakan oleh Jawa Pos Radar Semarang dengan support BP2MK Wilayah IV Jateng antusias mendengarkan penjelasan narasumber. (PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

ANTUSIAS: Peserta workshop pelatihan menulis artikel populer di media massa yang diselenggarakan oleh Jawa Pos Radar Semarang dengan support BP2MK Wilayah IV Jateng antusias mendengarkan penjelasan narasumber. (PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR SEMARANG)RADARSEMARANG.COM, MAGELANG—Puluhan guru SMA/SMK negeri dan swasta di wilayah eks karesidenan Kedu, Sabtu (24/2) lalu, antusias mengikuti workshop menulis artikel populer di media massa yang diselenggarakan oleh Jawa Pos Radar Semarang/Radar Kedu. Kegiatan yang disupport penuh oleh Badan Pengendali Pendidikan Menengah dan Khusus (BP2MK) wilayah IV Jawa Tengah tersebut, berlangsung di gedung Serba Guna SMA Taruna Nusantara.

Antusiasme terlihat dari banyaknya pertanyaan usai para pemateri menyampaikan paparannya. Tiga narasumber bergiliran menyampaikan materinya. Sesi pertama diisi materi teknik menulis oleh Rahmat Petuguran, dosen Unnes Semarang yang cukup produktif menulis berbagai artikel di media massa berskala nasional, regional, maupun lokal.

Menyambung Rahmat, Iskandar, jurnalis senior Jawa Pos Radar Semarang, selanjutnya menyampaikan materi terkait teknis berkirim tulisan opini di harian Radar Semarang. Sedangkan sesi kedua, fotografer Radar Semarang/Radar kedu, Sumali Ibnu Chamid, menyampaikan materi teknik dasar fotografi jurnalistik.

Rahmat Petuguran yang pernah berkarier di Radar Semarang menyampaikan, pada dasarnya proses menulis diawali dengan membaca, sehingga terbuka pemahaman dan pengalaman.

Rahmat juga menyampaikan, memilih sudut pandang yang unik, juga penting dilakukan oleh seorang penulis agar pembaca lebih menikmati isi tulisannya. Terkait hal itu, Rahmat menyampakan 4 kriteria tulisan yang layak dimuat di media massa. Yaitu, tema, bahasa, ketentuan teknis, serta karakter media dan pembaca.

“Tulisan yang menarik sebenarnya tidak hanya berita-berita aktual. Namun, cerita lama yang dikemas dalam perspektif baru/data baru pun disukai oleh pembaca. Gigantisme dan akuratisasi data menjadi tambahan penilaian redaksi untuk memilih atau tidak meloloskan suatu tulisan.”

Workshop dibuka oleh Kepala BP2MK Wilayah IV Jateng, Sutego S.Pd, S.T, M.Pd yang diwakili oleh Kasie SMK BP2MK, Supomo M.Pd. Dalam sambutannya, Supomo mengapresiasi Jawa Pos Radar Semarang yang telah menggelar workshop menulis artikel populer di media massa bagi guru. Terlebih, kegiatan yang sama merupakan kelanjutan dari program Untukmu Guruku yang digelar Radar Semarang pada 2008 silam, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan provinsi Jawa Tengah.

Selain Supomo, sambutan juga disampaikan oleh Hening Widianto selaku Wakil kepala SMA Taruna Nusantara Magelang. Hening menyambut baik pelaksanaan workshop yang bertempat di gedung Serba Guna SMA Taruna Nusantara.

Cecep Iskandar, Humas SMA Taruna Nusantara yang juga peserta workshop menilai, workshop menulis artikel populer bagi guru sangat penting untuk diintensifkan. “Dengan penyelenggara dari praktisi, utamanya media seperti Radar Semarang, saya kira sangat membantu para guru untuk tahu kiat dan tips menulis artikel populer, sehingga bisa dimuat di koran.”(isk)