Banjarsari Terbakar, 3.000 Kios Ludes

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Kompleks gedung Banjarsari sejak Sabtu (24/2) hingga Minggu (25/2) terbakar hebat. Akibatnya, sebanyak 3.000 kios dan los di 3 lantai yang merupakan mal Pekalongan dan Pasar Banjarsari, ludes dilalap si jago merah.

Kebakaran terjadi Sabtu (24/2) sekitar pukul 18.00 WIB. Awalnya hanya tiga unit mobil pemadam yang dikerahkan, namun karena api cukup cepat menjalar terutama di areal pedagang konveksi, kemudian ditambah 18 unit pemadam yang didatangkan dari Slawi, Kendal, hingga Semarang, serta satu unit mobil water canon milik Polres Pekalongan.

Ratusan pedagang baik di lantai dasar Mal Borobudur maupun Pasar Banjarsari terus berupaya mengamankan barang-barang dagangan dengan memindahkan ke tempat yang lebih aman. Apalagi dari dalam gedung mal tersebut sempat terdengar beberapa kali ledakan, menambah suasana mencekam.

“Api awalnya dari lantai 2 di areal pasar, kemudian merembet ke gedung mal Borobudur, ke seluruh area Pasar Banjarsari dan hingga saat ini sudah 90 persen bangunan ludes terbakar,” jelasnya, Minggu (25/2).

Bahkan hingga siang hari, didatangkan lagi 2 unit Damkar dari dari daerah tetangga. Hingga sore hari kepulan asap masih terlihat dari dalam gedung Banjarsari. Walaupun petugas terus berjuang melawan api, hujan juga tidak membantu memadampan api. Karena titik api berada di dalam gedung yang cukup rapat.

Perwakilan Paguyuban Pasar Banjarasari Mahmud Maskur mengatakan, pihaknya belum bisa mnegetahui dengan pasti jumlah pedagang yang menjadi korban kebakaran. Namun sesuai data lama ada 3.361 pedagang.

“Kalau total pedagang sekarang belum tahu, namun dari data kami ada 3.361, namun hanya setegahnya yang masih aktif. Jumlah kiosnya sekitar 3.000 an,” jelasnya.

Pihaknya berharap pemerintah segera membuatkan pasar sementara. Mereka beraharap lokasinya jangan terlalu jauh dari pasar Banjarsari. “Kami berharap segera ada relokasi di pasar semantara, agar bisa jualan menjelang Lebaran,” ucap pedagang sembako ini.

Sementara itu, salah satu pedangan tekstil, Desy, mengaku pihaknya sudah berusaha menyelamatkan barang dagangan sejam semalam, namun tidak diperbolehkan petugas. “Semalam mau masuk tidak boleh, akhirnya pagi ini kita selamatkan sebisa mungkin,” kata pedagang pakaian dan kain di lantai satu.

Nampak, agar cepat dirinya dibantu beberapa karyawan, serta petugas dari Satpol dan Polisi yang berada dilokasi turut mengamankan barang dagangan.

Wali Kota Pekalongan Saelany Mahfudz mengatakan,  segera melakukan rapat untuk membahas lokasi relokasi para pedagang yang menjadi korban kebakaran. Lokasi relokasi ada tiga alternatif di lahan milik pemerintah. “Mereka tetap berjualan di beberapa tempat yang tidak terpusat,” ujarnya.

Hingga menjelang Minggu petang, (25/2), upaya pemadaman kebakaran yang melanda Komplek Banjarsari masih terus dilakukan, ratusan petugas Damkar, Polres Pekalongan, Kodim 0710 Pekalongan, dan BPBD Kota Pekalongan dibantu warga terus berupaya memadamkan kebakaran gedung tiga lantai tersebut. (han/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...
- Advertisement -

Random News

Terbukti Narkoba, Terancam Dipecat

SEKAYU - Anggota Kodim 0733 BS/Semarang melakukan tes urine di aula makodim setempat kemarin (16/3). Tes yang dilakukan secara rutin tersebut diperlukan guna mengetahui...

Konsekuensi Logis, Bentuk Karakter Disiplin Siswa

GAGAP pendidikan karakter pada siswa  itulah yang saat ini dialam bangsa kita. Pola asuh dan pendidikan yang keliru, turut andil membentuk kegagapan pendidikan karakter...

Pemkot Semarang Perangi DBD

Penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) menjadi perhatian serius Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Pasalnya, persebaran penyakit ini sudah menghawatirkan. Oleh karena itu Pemkot...

Mencicipi Kuliner Tradisional di Bawah Kesejukan Bambu

Setiap Minggu Pon dan Minggu Wage, Dusun Ngadiprono Desa Ngadimulyo Kecamatan Kedu Kabupaten Temanggung ramai dikunjugi warga luar daerah. Mereka hendak menikmati suasana Pasar...

More Articles Like This

- Advertisement -