33 C
Semarang
Kamis, 2 Juli 2020

Outdoor Learning, Tumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Siswa

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

RADARSEMARANG.COM – PERWUJUDAN Pendidikan bermutu tidak hanya dilihat dari hasil belajar peserta didik, namun proses pembelajaran penting untuk menjadikan generasi yang kreatif dan kompetitif. Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 pasal 19 ayat (1) menyatakan: Proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Hal tersebut mengamanatkan kepada pendidik untuk mengubah paradigma pembelajaran dari berpusat pada guru menjadi berpusat pada peserta didik.

Mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan di SMK termasuk salah satu matapelajaran yang kurang diminati peserta didik jika dibandingkan dengan mata pelajaran produktif. Hal ini disebabkan karena mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan lebih banyak teori, sehingga peserta didik merasa bosan, dan proses kegiatan belajarpun tidak menyenangkan. Oleh karena itu, guru Prakarya dan Kewirausahaan harus berupaya membuat peserta didik menjadi minat dan tertarik dalam mengikuti pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan.

Menurut Corey (1986-1905) dalam Hamalik (2010) pembelajaran adalah suatu proses di mana lingkungan seseorang secara sengaja dikelola untuk memungkinkan ia turut serta dalam tingkah laku tertentu dalam kondisi-kondisi khusus atau menghasilkan respons terhadap situasi tertentu.

Pada dasarnya dengan belajar mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan dapat menumbuhkan jiwa, minat dan semangat wirausaha. Selain itu pembelajaran Prakaryadan Kewirausahaan dapat menumbuhkan kreatifitas dan semangat berinovasi. Peserta didik yang kreatif dan inovatif akan menjadi pribadi yang maju, berkualitas dan berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan bisa dilakukan di dalam kelas maupun diluar kelas. Pembelajaran di dalam kelas lebih banyak memberikan teori-teori berwirausaha, sedangkan pembelajaran diluar kelas akan mengajak anak untuk melihat secara langsung para wirausaha sehingga timbul minat untuk menjadi wirausaha.Pendekatan kontekstual digunakan dalam mengaitkan bahan ajarnya dengan situasi dunia nyata peserta didik dan mendorong peserta didik membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pembelajaran yang menerapkan pendekatan kontekstual adalah pembelajaran diluar kelas. Hal ini bisa dilakukan dengan mengajak peserta didik berkunjung kepasar, komplek pertokoan, rumah makan, bahkan bisa ke perusahaan-perusahaan. Peserta didik akan menanyakan alasan mereka berwirausaha, awal mula membuka usaha sampai keuntungan yang diperoleh, sehingga peserta didik tertarik enaknya menjadi seorang wirausaha.

Setelah kunjungan ke pasar, peserta didik dilatih menjual produk dilingkungan sekolah, dilanjutkan kemasyarakat. Pelatihan tersebut menjadikan siswa lebih aktif. Selain itu, aktifitas sosialisasi dan kemaandirian siswa bisa dibangun. Pola demikian, tidak terlalu merepotkan guru dan siswa. Justru dalam pelaksanannya siswa lebih antusias. Dengan mendapatkan keuntungan peserta didik akan termotivasi untuk berwirausaha. Jadi dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan di luar kelas dapat menumbuhkan minat, jiwa dan semangat berwirausaha peserta didik. (tj3/bas)

Guru SMK Negeri 11 Semarang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Guru Zaman Now dan Mindset Teacher Leadership

DUA bulan setelah kemerdekaan Indonesia, yakni tanggal 24 sampai 25 November 1945, para guru berkumpul di Kota Surakarta melaksanakan kongres untuk mendukung kemerdekaan Indonesia....

Harga Paket Seragam Mencekik, Dikeluhkan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pasca penerimaan peserta didik baru (PPDB), orangtua siswa kali ini disibukkan dengan pembelian seragam sekolah. Hal inilah yang terkadang dimanfaatkan oleh...

Akan Dibangun Dua Waduk

DEMAK-Pemerintah pusat akan membangun dua waduk di wilayah selatan Kabupaten Demak. Yakni, Waduk Jragung dan Waduk Banyumeneng. Demikian disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Joko Sutanto, kemarin....

Tingkatkan Terampil Menulis Narasi dengan Model CIRC

RADARSEMARANG.COM - SALAH satu dari empat keterampilan berbahasa yang wajib dikuasai oleh siswa adalah keterampilan menulis. Namun kenyataannya keterampilan siswa tersebut masih rendah. Hasil...

Jaga Semangat dan Percaya Diri

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Jawa Pos Radar Semarang akan melaju dengan nahkoda baru, yakni Direktur Baehaqi yang menggantikan direktur sebelumnya Abdul Aziz. Di bawah kepemimpinannya, Baehaqi mengajak...

Pasar Banyumanik Jadi Tempat Hunian, Pasar Manyaran Tutup

Fakta menyedihkan di sejumlah pasar tradisional adalah adanya ribuan kios yang mangkrak, lantaran ditinggalkan pedagangnya. Sebagian beralasan, karena dagangan tidak laku dan sepi pembeli....