RADARSEMARANG.COM, KUDUS – Setelah hilang hampir tiga setengah jam, Muhammad Ridwan, bocah berusia 6 tahun ditemukan tewas. Dia diduga tenggelam saat bermain di dekat sungai.

Ceritanya, sepulang sekolah dia sempat pamit kepada ibunya untuk memancing. Ketika pamitan dia sempat dicegah ibunya. Namun akhirnya ia tetap ngotot pergi meninggalkan rumah. ”Anak saya memang suka sekali dengan ikan hidup. Saya juga sudah sering membelikannya. Mungkin kemarin ia ingin memancing ikan di sungai,” kata Safi’i, ayah korban.

Ridwan meninggalkan rumah sekitar pukul 10.00. Ketika tak kunjung pulang, ibu korban, Siti Turikah, 36, mulai panik dan mencarinya. Pencarian dimulai sekitar pukul 11.00. ”Ibunya sudah muter-muter mencarinya. Namun tidak ketemu juga,” katanya.

Semula keluarga tidak menduga anak terakhirnya tersebut tenggelam. Namun ketika ditemukan sepasang sandalnya di pinggir sungai, mereka pun mulai menyisir sungai. Lokasi sungai tersebut berada persis di belakang MI Nurul Huda. ”Saya dibantu tiga orang tetangga menyelami sungai. Pencariannya cukup lama, sekitar 13.30 baru ketemu. Kira-kira 150 meter dari tempat sandalnya,” terangnya.

Tak ada luka di tubuh Ridwan saat ditemukan. Bajunya yang berwarna kuning kombinasi hitam serta celananya yang berwarna biru tua itu tampak kusam. Ini karena air di sungai tersebut cenderung kotor, warnanya coklat. Pancing yang dibawa ditemukan melilit di kaki sebelah kanan. (daf/lil/ric)