PK Dibunuh dan Dicor di Kamar Mandi

10430
GRAFIS: IWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG
GRAFIS: IWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Polres Kendal berhasil mengungkap pembunuhan sadis yang dialami Pemandu Karaoke (PK). Adalah Fitri Anggraeni, 25, warga Tanggul Angin, Desa Margosari, Kecamatan Limbangan. Korban dibunuh oleh pelaku bernama Didik, 30, warga Desa Puguh, Kecamatan Boja dengan cara dijerat menggunakan selendang korban. Setelah tewas, korban ditimbun di dalam kamar mandi selebar 1,5 meter persegi di bagian belakang rumah korban. Kemudian kamar mandi itu dicor beton.

Berdasar keterangan Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Aris Munandar, motif pelaku dipicu rasa sakit hati. “Antara pelaku dan korban diduga memiliki hubungan asmara,” katanya, Jumat (23/2) kemarin.

Terungkapnya pembunuhan tersebut berdasar kasus pembegalan motor. Yakni pelaku merupakan tersangka pembegalan. “Dari pengusutan kami, pelaku mengakui telah membunuh korban Fitri,” tandasnya.

Dari keterangan pelaku, Polres melakukan pemeriksaan ke rumah pelaku di Desa Puguh, Boja. “Kami melihat ada kamar mandi yang ditutup cor. Kemudian kami bongkar dan kami menemukan sesosok mayat perempuan,” jelasnya.

Kasus ini, masih dikembangkan Polres Kendal. Ditengarai masih ada pelaku atau korban lain. “Masih kami kembangkan,” tambahnya.

Sementara ibu korban, Sumiyati yang diperiksa Polres sebagai saksi hanya bisa menangis. Ia mengaku jika anaknya telah menghilang sejak sepekan lalu. “Anak saya pamit kerja, sudah behari-hari tidak pulang. Padahal kalau kerja, setiap malam pulang. Ini kok tidak pulang-pulang,” katanya,

Diakuinya, antara pelaku dengan anaknya memang ada hubungan khusus. Pelaku sering datang ke rumahnya menjemput Fitri berangkat Kerja. “Terakhir juga dijemput pelaku,” tuturnya.

Ia berharap, pelaku dijerat hukuman seberat-beratnya. “Itu anak saya yang besar, yang biasanya memberi nafkah buat keluarga,” imbuhnya. (bud/ida)