Curug Gending Asmoro Ramai Pengunjung

1247
RAMAI : Terlihat pengunjung sudah mulai berdatangan di objek wisata Curug Gending Asmoro di Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kamis (22/2) kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RAMAI : Terlihat pengunjung sudah mulai berdatangan di objek wisata Curug Gending Asmoro di Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kamis (22/2) kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Baru dibuka untuk umum, keberadaan Curug Gending Asmoro sudah menarik minat pengunjung. Tempat wisata di tengah hutan bambu Dusun Tompo Gunung, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur tersebut kini ramai.

Salahsatu pengunjung warga Kecamatan Banyumanik Kota Semarang, Pujiyati, 32, mengaku surprise banget, di Ungaran Timur ada air terjun. Pasalnya selama ini ia beranggapan jika air terjun hanya ada di daerah Ungaran Barat yang notabene adalah lereng Gunung Ungaran. Sedangkan Ungaran Timur identik daerah industri dan kawasan permukiman baru. “Ini kayak oase, saya nggak percaya sampai melihatnya sendiri,” ujar pengunjung lain Andre, 21, warga Kota Salatiga.

Objek wisata ini baru saja dibuka, tidak lama yaitu pada Minggu (11/2) lalu oleh Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha. Setiap pengunjung yang masuk ke Curug Gending Asmoro ini dikenai tiket Rp 5 ribu saja.

Kepala Desa Kalongan, Yarmuji mengatakan penamaan air terjun Curug Gending Asmoro ini berawal dari legenda masyarakat setempat tentang adanya sebuah gamelan yang pernah ditemukan di air terjun tersebut. “Menurut cerita rakyat, gamelan tersebut ditemukan pada 1915,” ujar Yarmuji.

Selain Curug Gending Asmoro, di Desa Kalongan juga terdapat lokasi wisata lain, yakni Curug Tedja Asmara di Dusun Dampu, Top Selfie Cemara Sewu di Dusun Rejowinangun dan Alaska atau hutan karet Dusun Mendiro. (ewb/ida)