Anggarkan Rp 150 Miliar Untuk Jalan Rusak

350
JALAN RUSAK: Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, disampingi Kepala Dinas DPU TARU dan DPRD Saat melakukan mapping dan surbey jalan rusak di Desa Rengas Kedungwuni. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JALAN RUSAK: Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, disampingi Kepala Dinas DPU TARU dan DPRD Saat melakukan mapping dan surbey jalan rusak di Desa Rengas Kedungwuni. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sejumlah ruas jalan rusak yang ada di Kabupaten Pekalongan akan diperbaiki dalam waktu dekat ini dan saat ini, sedang dalam tahapan proses administrasi untuk selanjutnya dilaksanakan lelang.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, Jumat (23/2) kemarin, melakukan pantauan langsung untuk melihat beberapa jalan milik Kabupaten Pekalongan yang rusak berat, karena hujan yang mengakibatkan jalan berlubang.

Adapun beberapa jalan rusak yang kunjungi Bupati Asip dan Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Kabupaten Pekalongan, yakni jalan mulai Desa Regas Kecamatan Kedungwuni, dan beberapa ruas jalan di Desa Surabayan.

“Dan hari ini kita lakukan maping dan survey jalan rusak tersebut, untuk menjadi skala prioritas,” ungkap Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, saat meninjau jalan di desa Rengas Kedungwuni.

Bupati juga mengatakan Pemkab tengah membuat skala prioritas dalam perbaiakan jalan, juga mencari solusi yang cepat dan tepat, dalam memperbaiki jalan yang rusak tersebut. Menurutnya perbaikan jalan rusak akan dilakukan segera sehingga tidak mengganggu arus lali lintas sekitar.“Kita  memastikan ruas-ruas jalan di Kabupaten Pekalongan, yang mengalami kerusakan akibat banjir maupun efek dari pembangunan jalan tol,” kata Bupati Asip.

Bupati juga menegaskan, bahwa Pemda telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 150 miliar, yang berasal dari APBD maupun dari Propinsi dan DAK pusat, untuk memparbaiki jalan yang rusak tersebut.

Menurutnya untuk tahun 2018 ini, pihaknya  akan mengupayakan dari 100 persen kerusakan jalan yang ada, Pemda akan cover 60 persen jalan-jalan rusak yang ada di Kabupaten Pekalongan.

“Dengan anggaran yang disediakan hingga 150 milyar yang berasal dari APBD Kab. Pekalongan,  maupun dari bantuan Provinsi dan DAK Pusat setelah survey dokumen selesai akan segera kita proses pelelangan dan sebelum Lebaran semua sudah selesai,” tegas Bupatu Asip.

Sementara itu DRPD Komisi C, H Munir menyampaikan komitmen agar jalan-jalan poros yang rusak di Kabupaten Pekalongan segera diperbaiki. Sehingga tidak menganggu aktivitas warga, dan mengutangi angka kecelakaan lalu lintas yang sering ditimbulkan karena jalan rusak.

“Hal ini akan kita dorong untuk bisa dianggarkan, dan akan kita cari dana baik dari Provinsi  maupun Pusat. Sehingga jalan ini bisa halus mulus untuk transportasi masyarakat,” jelas Munir. (thd/bas)