Wali Kota Hendrar Prihadi (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Wali Kota Hendrar Prihadi (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi akan memperkuat wisata religi dengan meneladani para pejuang bangsa di Kota Semarang. Upayanya kali ini, dengan menjadi ketua panitia SC haul ulama yang juga pejuang bangsa, Habib Hasan bin Thoha bin Muhammad bin Yahya yang dilaksanakan di sekitar makam Jalan Duku, Kelurahan Lamper Kidul, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang pada Kamis, 1 Maret 2018 mendatang.

“Sejarah beliau (Habib Hasan, red), telah mewarnai kehidupan bangsa. Ini akan membuat kami semangat. Ini menjadi bagian nguri-nguri sejarah bangsa. Akan kami agendakan sebagai wisata religius,” kata Hendi sapaan akrab Hendrar Prihadi dalam rapat panitia haul Habib Hasan Bin Thoha Bin Yahya, di ruang pertemuan Wali Kota Semarang.

Di Semarang sendiri, ada Kiai Bustaman, Kiai Terboyo dan Ki Ageng Pandanaran yang rutin diziarahi masyarakat dari berbagai daerah. Demikian halnya dengan Habib Hasan bin Yahya adalah pejuang yang gigih melawan penjajah Belanda sehingga mendapatkan gelar Singo Barong. Habib Hasan juga memiliki hubungan kekerabatan dengan keluarga keraton Jogjakarta, menantu Sultan Hamengku Buwono II, ipar Hamengku Buwono III dan bergelar Raden Tumenggung Sumodiningrat atau Pati Lebet Kerajaan Mataram atau kerap disebut Syekh Kramat Jati.

Habib Hasan dilahirkan dari pasangan Habib Thoha bin Muhammad Al-Qadhi bin Yahya dengan Syarifah Fathimah binti Husain bin Abu Bakar bin Abdullah Al-Alydrus sekitar tahun 1736 Masehi. Sedangkan wafat pada tahun 1818 Masehi dan dimakamkan di Jalan Duku, Kelurahan Lamper Kidul, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, tepatnya di belakang Java Mall.