Tronton Hajar 4 Motor, Satu Tewas

459

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kecelakaan maut melibatkan sebuah truk tronton dengan empat sepeda motor terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan persisnya Traffic Light Simpang Banyumanik, Kamis (22/2) sekitar pukul 07.30. Akibatnya, dua orang mengalami luka dan satu orang tewas di lokasi kejadian.

Dugaan sementara, kecelakaan ini disebabkan oleh truk tronton Hino bernopo R 1917 CT, dikemudikan Kamdi, warga Jalan Kalidonan Kelurahan Donan Kabupaten Cilacap mengalami rem tidak berfungsi alias blong. Kemudian menabrak empat sepeda motor di depannya saat berhenti di traffic light karena rambu menyala merah.

Empat sepeda motor yang ditabrak dari belakang tersebut antara lain Honda Supra Fit bernopol AD 2995 UJ, dikendarai Tri Widodo, 65, warga Winongsari Pakintelan Gunungpati. Kemudian Honda Vario H 3027 ABC dikendarai Alfian Achmad Baihaqi Hadi, 19, mahasiswa warga Srumbung Bergas Kidul Bergas Kabupaten Semarang. Honda Blade H 3943 ZV, dikendarai Bagas Muhammad Arafat, 48, warga Parean RT 1 RW 12 Muncar Susukan Kabupaten Semarang, dan Yamaha Mio H 4271 AIC, dikendarai Muhammad Syaukani Zufar AR, 35, warga Kajangan Kalongan Ungaran Timur Kabupaten Semarang.

Peristiwa tragis ini terjadi saat truk melaju di lajur kanan dari arah Ungaran menuju Banyumanik Kota Semarang. Namun saat truk melintas jalan menurun, tidak mampu mengurangi laju kecepatan. Padahal traffic light menyala merah, banyak kendaraan berhenti.

Pengemudi truk pun membanting setir ke arah kiri dan langsung menabrak empat sepeda motor di depannya yang sedang berhenti di traffic light. Akibatnya seorang pembonceng sepeda motor Honda Supra Fit AD 2995 UJ bernama Wasiyanti, 38, tak lain istri Tri Widodo meninggal di lokasi kejadian, lantaran mengalami luka berat di bagian kepala.

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi, menyatakan satu meninggal dunia. Sedangkan, dua korban luka adalah pembonceng Honda Blade, bernama Widodo, 53, warga Dusun Mesu RT 3 RW 6 Bonomerto Suruh Kabupaten Semarang. Mengalami luka berat bagian kaki kiri patah dan luka terbuka, sementara dirawat di RSUP dr Kariadi Semarang. Satunya, pengendara Yamaha Mio, Muhammad Syaukani Zufar, mengalami luka ringan pada tangan kanan kiri curiga patah dirawat di RS Hermina Banyumanik Semarang.

Saat ini, pengemudi truk sudah diamankan petugas dan masih diperiksa oleh penyidik Unit Laka Satlantas Polrestabes Semarang guna penyelidikan lebih lanjut. Sedangkan dugaan sementara, Yuswanto menjelaskan kecelakaan disebabkan akibat rem truk tronton tidak berfungsi. Akibat kejadian ini, lalulintas jalan sempat tersendat dan kembali normal setelah petugas turun di lokasi kejadian. (mha/ida)