Calon Jamaah Umrah Abu Tours Mulai Minta Refund

621
LENGANG: Kantor Abu Tours and Travel Cabang Semarang yang mulai sepi dari aktivitas. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
LENGANG: Kantor Abu Tours and Travel Cabang Semarang yang mulai sepi dari aktivitas. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sedikitnya 119 calon jamaah umrah Abu Tours and Travel Cabang Semarang yang tertunda keberangkatannya, saat ini mulai gelisah. Mereka menuntut kepada biro perjalanan umrah yang berkantor di kawasan Kampung Kali Semarang ini  untuk memenuhi kewajiban yang telah dijanjikan atau meminta uang kembali alias refund.

Dilla, karyawati Abu Tours Cabang Semarang mengatakan, jika tertundanya keberangkatan pada Januari lalu total berjumlahb 119 calon jamaah. Diakui, sejumlah agen meminta kejelasan nasib mereka kapan berangkat atau meminta refund uang yang telah disetorkan.

“Kebanyakan meminta refund, ada yang langsung datang ke sini meminta kejelasan,” katanya saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (22/2) siang.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, kantor Abu Tours tampak lengang dan tidak ada aktivitas yang berarti. Hanya ada beberapa karyawan yang memang stanby, sementara Branch Manager Abu Tours Semarang, Al Habibi, tidak ada di tempat. “Pak Habibi ini keluar kantor, katanya mau Kemenag dan Kantor Polisi. Kalau keperluannya apa saya tidak tahu, mungkin meminta untuk mengamankan aset yang ada di kantor,” bebernya.

Ia mengaku, tiga minggu terakhir sejak diberitakan tertundanya calon jamaah berangkat umrah di berbagai kota, sejumlah calon jamaah sempat ada yang datang ke kantor.  Bahkan beberapa kali diadakan diskusi terkait kejelasan uang mereka. “Intinya sih soal maklumat mereka keberatan,” tuturnya.