Sudirman Minta Pasar Tradisional Harus Diperkuat

536
BERCENGKRAMA : Calon gubernur nomor urut 2 Sudirman Said saat berkunjung ke Pasar Pagi, Kota Tegal, Rabu (21/2). (ISTIMEWA)
BERCENGKRAMA : Calon gubernur nomor urut 2 Sudirman Said saat berkunjung ke Pasar Pagi, Kota Tegal, Rabu (21/2). (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM, TEGAL – Calon gubernur nomor urut 2 Sudirman Said berjanji mengembangkan dan memperkuat keberadaan pasar tradisional di Jateng. Hal itu dilakukan sebagai upaya agar urat nadi perekonomian rakyat semakin kuat.

“Apapun yang dijual, sebagian besar adalah barang yang diproduksi langsung oleh rakyat. Sehingga keberadaan pasar tradisional bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dimana pasar itu ada,” kata Pak Dirman  saat berkunjung ke Pasar Pagi, Kota Tegal, Rabu (21/2).

Pak Dirman menambahkan, bermunculannya pasar modern belakangan ini harus ditata agar keberadaannya tidak menyingkirkan  atau mematikan pasar tradisional. Karena baik pasar tradisional maupun modern menjadi tempat hidup pedagang, maka tugas pemerintah adalah menata agar satu sama lainnya tidak saling menyingkirkan. “Pasar tradisional harus dijaga dari serbuan pasar modern,” katanya.

Ia menambahkan, baik pasar tradisional maupun pasar modern memiliki segmen pembeli sendiri-sendiri. Tugas pemerintah menata agar keberadaan keduanya tidak saling membunuh. Terkait dengan keberadaan Pasar Pagi, Tegal, Pak Dirman menyatakan, Pasar Pagi memiliki sejarah panjang. Sehingga harus dijaga dan dikembangkan.

Dalam kesempatan tersebut dia menyusuri lorong Pasar Pagi, bersilaturahmi dengan para pedagang. Sesekali Pak Dirman berdialog dengan para penjual sayur dan kebutuhan pokok.  Dia juga menyempatkan diri naik ke lantai 2 untuk menyapa para penjual pakaian. Banyak pedagang maupun pengunjung pasar yang minta foto bersama Pak Dirman. Mereka ikut mendoakan agar Pak Dirman sukses di Pilgub Jateng 2018 mendatang. “Karena pasar menjadi tempat hidupnya pedagang di dalamnya maka tugas pemerintah adalah menata. Terlebih seperti asar pagi Kota Tegal ini yang memiliki sejarah panjang,” tambahnya.

Sugiyarti, yang kebetulan di pasar tersebut mengaku terkesan dengan Pak Dirman. Ia mengenalnya sejak masuk dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo sebagai Menteri ESDM tahun 2014. “Beliau orang baik. Kalau tidak orang baik, tidak mungkin masih ingat keluarga saya. Semoga beliau nanti bisa jadi (gubernur Jateng),” katanya. (fth/ric)