PKL Barito Tolak Pembongkaran Kios

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Sejumlah Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) Barito menolak upaya pembongkaran kios-kios yang dilakukan oleh ratusan aparat gabungan Dinas Perdagangan Kota Semarang, Satpol PP dan kepolisian. Terutama deretan bangunan di bantaran sungai Banjir Kanal Timur (BKT) milik pedagang di Sawah Besar Kecamatan Gayamsari dan Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, Rabu (21/2) kemarin.

Kurang lebih pukul 09.00, para petugas datang di lokasi dengan menggunakan peralatan seperti martil, linggis dan tang, untuk membongkar bangunan milik pedagang. Sejumlah bangunan yang dalam kondisi tertutup, langsung dieksekusi oleh petugas gabungan.

Melihat ada upaya pembongkaran paksa, sejumlah pedagang menggeruduk dan mendatangi lokasi. Mereka menolak dan memprotes para petugas yang hendak membongkar kios yang masih ada barang dagangannya. Sejumlah pedagang pun berupaya menghalangi petugas.

Suasana sempat memanas saat terjadi aksi dorong-dorongan antara pedagang dan petugas. Namun tak lama berselang, ketegangan mereda setelah Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto, langsung menemui kerumunan pedagang.

Para pedagang pun menyampaikan protes keras kepada pihak Dinas Perdagangan Kota Semarang yang melibatkan ratusan petugas. “Pembongkaran ini menyalahi aturan, sebab pedagang merasa tanpa pemberitahuan. Tahu-tahu dibongkar,” kata salah satu pedagang, Dedi.

Sepemahaman dia, para pedagang masih diberikan waktu sembari menunggu tempat relokasi di sekitar Pasar Klitikan Penggaron siap ditempati. “Sampai detik ini, relokasi di Pasar Klitikan belum jadi,” katanya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -