Panwas Harus Jadi Panglima Pemilu

350
KUNJUNGAN : KeI/tua Panwaskab Demak Khoirul Saleh menerima rombongan Komisi A DPRD Jateng, kemarin. (WAHIB PRIBADJAWA POS RADAR SEMARANG)
KUNJUNGAN : KeI/tua Panwaskab Demak Khoirul Saleh menerima rombongan Komisi A DPRD Jateng, kemarin. (WAHIB PRIBADJAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Anggota Komsii A DPRD Provinsi Jateng melakukan kunjungan ke Kantor Panwaskab Demak di Jalan Bhayangkara, Kota Demak, kemarin.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi A, Fuad Hidayat mengatakan, panwas harus menjadi panglima dalam menjalankan tugasnya memantau pelaksanaan Pilgub Jateng mendatang. Dengan demikian, pesta demokrasi akan berlangsung lebih berkualitas. “Panwas harus jadi panglima dalam pemilu,”katanya.

Menurutnya, monitoring yang dilakukan Komisi A tersebut diikuti anggota lainnya, seperti Jasiman, Amir Darmanto, Aliman Surhadi, Bambang Joyo, Romly, Anisa, dan Joko Harianto.

“Sebagai panglima, maka Panwas posisinya sangat strategis dan vital. Kalau nanti ada money politics harus dilawan bersama sama. JIka terbukti, maka harus dibawa sampai persidangan. Panwas harus bertaring dan bertindak tegas,” ujarnya.

Dia menambahkan, pengawasan Pilgub Jateng ini telah dianggarkan sebesar Rp 297 miliar. Dengan demikian, diharapkan pengawasan harus maksimal untuk mendapatkan pemimpin yang berkualitas. “Panwas harus netral. Jangan sampai ada mobilisasi PNS,” ujarnya.

Ketua Panwaskab Demak, Khoirul Saleh mengatakan,  pihaknya siap bekerja keras mengawal Pilgub Jateng. “Kami tidak pandang bulu dalam menegakkan aturan,” kata Khoirul. (hib/zal)