Akusisi E-commerce Inggris, HIJUP Siap Jelajahi Modest Wear Eropa

376
HIJUP bersama desainer Indonesia di ajang London Modest Fashion Week 2018 (HIJUP)
HIJUP bersama desainer Indonesia di ajang London Modest Fashion Week 2018 (HIJUP)

HIJUP bersama label fashion asal Malaysia, Aidijuma Colors Group of Companies, mengakuisisi Haute Elan, marketplace modest fashion terbesar di Inggris. Maka, pasca akuisisi ini, akan diluncurkan koleksi ‘HIJUP UK Limited’ yang menjadi langkah besar HIJUP menuju pasar dunia.

Founder dan CEO Haute-Elan, Romanna Binti Abubaker mengatakan, adanya kerja sama marketplace online terbesar di dunia akan menciptakan peluang dan perubahan lewat gaya hidup modest wear. Haute-Elan akan mendapat keuntungan dari sisi logistik, operasional, teknis dan saran strategis dari kesuksesan HIJUP di Indonesia.

Inovasi dan semangat ketiga pengusaha dari tiga negara yang berbeda ini diyakini akan membawa industri modest wear di dunia fashion menjadi lebih baik. Tentunya, menciptakan lebih banyak kesempatan dan lapangan pekerjaan.

Chief Executive Officer and Founder Aidijuma Colors Group, Datin Norjuma Habib Mohamed menjelaskan tren modest fashion telah memberikan pilihan dan kebebasan bagi perempuan dalam mengekspresikan diri mereka menjadi modis. Peritel dan perancang busana telah memperhatikan potensi pasar ini di masa depan.

“Sehingga kami berinvestasi dengan mengakuisisi saham itu sekarang (dengan Haute Elan),” papar Datin.

Akuisisi ini ditandai dengan kehadiran HIJUP dalam London Modest fashion Week bersama lima desainer modest fashion tampilkan koleksi terbaiknya dengan tema ‘The Profound’, yang berarti kebangkitan dari Asia, bertempat di Victoria House, Bloomsbury London pada 17-18 Februari 2018.

Vivi Zubedi
Dia membawakan koleksinya yang dihiasi kain Sasirangan dan Pagatan dengan pembuatan menggunakan teknik jelujur, yang diaplikasikan dalam dress, top, bottom, dan outer dengan cutting khas Vivi Zubedi. Aksesoris dan payet yang digunakan seluruhnya berasal dari daerah Kalimatan Selatan.

Ria Miranda
Dia melukiskan suasana di kala senja dengan warna-warna ungu keabuan, nirvana, dusty peach, rose taupe, dan pastel yellow dalam koleksi bertema ‘Senjakala’. Koleksi ini ingin menunjukkan momen syahdu yang diciptakan alam untuk mengubungkan manusia dan penciptanya dengan cutting loose, detail ruffle yang feminine serta swarovski yang berkilauan lembut seperti cahaya matahari sore.

Jenahara
Jenahara menonjolkan kekuatan perempuan modern yang berkarakter dan memiliki prinsip yang kuat dalam koleksi Jenahara Black Label ‘The Writer’s Song’. Koleksi ini terinspirasi dari musisi favoritnya Patty Smith. Melalui koleksi ini, Jenahara menceritakan bagaimana modest fashion bisa disuguhkan dengan menonjolkan kekuatan perempuan modern yang berkarakter dan memiliki prinsip yang kuat.

Aidijuma
Aidijuma melenggang di atas panggung yang sama dengan empat desainer Indonesia membawakan ‘Bawal Scarf’ berakses warna-warna basic popular seperti grey, gold, dusty pink dan deep red.

Dian Pelangi
Dian Pelangi yang merupakan Brand Ambassador HIJUP memamerkan koleksi ‘Allurealist’ yang terinspirasi dari dinamika kota New York. Kisahnya digambarkan dengan pola dan warna-warna netral, sentuhan warna kuning melambangkan taksi, sedikit hijau untuk mewakili Central Park dalam balutan motif batik modern yang bergaya graffiti kontemporer.


(ika/JPC/web/ap)

Silakan beri komentar.