33 C
Semarang
Senin, 3 Agustus 2020

Pos Kesehatan Pasar Tidak Buka Tiap Hari

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Empat pasar tradisional di Kota Magelang saat ini sudah dilengkapi dengan pos kesehatan. Pos kesehatan ini bisa diakses pedagang, pembeli hingga masyarakat sekitar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang Joko Budiyono mengatakan, sejak diluncurkan dua tahun lalu, kini empat pasar yang dikelola Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) sudah dilengkapi pos pelayanan kesehatan. Keempat pasar tersebut adalah Pasar Rejowinangun, Kebonpolo, Gotong Royong, dan Cacaban. Kegiatan pos pelayanan kesehatan ini digelar lewat kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Magelang.

“Pos pelayanan kesehatan itu melayani pemeriksaan kesehatan para pedagang dan masyarakat yang belanja di pasar serta penduduk sekitarnya dengan gratis. Kalau mereka merasa tidak enak badan, langsung periksa di pos tersebut,” jelas Joko.

Meski demikian, Joko menjelaskan, pos pelayanan kesehatan belum bisa buka setiap hari. Di Pasar Rejowinangun, pos tersebut hanya buka seminggu dua kali. Sedangkan Pasar Kebonpolo, Gotong Royong, dan Pasar Cacaban buka seminggu sekali. “Semuanya gratis mulai pemeriksaan kesehatan, obat dan jika harus disuntik juga gratis. Hal itu juga berlaku bagi masyarakat yang tinggal di sekitar pasar. Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh dokter dibantu perawat,” papar Joko.

Pos pelayanan kesehatan ini dibuka sebagai upaya menciptakan pasar sehat. Selain itu, menurut Joko, untuk menciptakan pasar sebagai destinasi wisata. “Karena itu setiap Minggu pahing utamanya di Pasar Rejowinangun pengunjung dan pedagang dihibur pentas seni tradisional.”

Joko juga menambahkan, pihaknya menyelenggarakan lomba penataan barang dagangan serta lomba kebersihan, keindahan dan ketertiban (K3). Selain itu, pelaksanaan kegiatan lainnya yaitu berupa pasar tertib ukur dengan tujuan agar barang yang dibeli oleh pembeli harus sesuai timbangan.

“Terbaru, kami lengkapi dengan informasi harga-harga barang. Kemudian pengelolaan air cucian limbah daging menjadi pupuk cair. Ke depan kita akan terapkan e-retribusi, yaitu pedagang membayar retribusi langsung dengan bank, tidak lagi dengan petugas pasar,” jelas Joko. (cr3/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Rumah Warga Pringapus Diperbaiki

UNGARAN-Program bedah rumah tidak layak huni (RTLH) yang dilaksanakan Corporate Forum For Community Development (CFCD) Kabupaten Semarang terus bergulir. Kali ini giliran rumah Mbah...

Tim KKN UPGRIS Ajari Warga Tuntang Bisnis Online

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN - Guna menumbuhkan rasa kemandirian pada ibu rumah tangga, tim KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) membuat pelatihan bisnis toko online di Desa...

PD BKK di Jateng Digabung

SEMARANG – Sebanyak 29 Perusahaan Daerah (PD) Badan Kredit Kecamatan (BKK) di Jateng resmi digabung menjadi PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Badan Kredit Kecamatan...

Pengguna Tol Bawen-Salatiga Tetap Tinggi

UNGARAN–Meski tarif tol ruas Bawen–Salatiga terbilang mahal, namun penggunanya tetap tinggi. Seperti diketahui, besaran tarif ruas Bawen–Salatiga yang mencapai Rp 17.500. “Pada saat uji coba...

Honda Tambah Varian Baru CRF150 L

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Honda kembali memperkuat pasar motor kelas adventure. Salah satunya menghadirkan New Honda CRF150 L, dengan warna baru yakni Extreme Grey dan Extreme Black....

Polisi Minta Karyawan Minimarket Jalankan SOP

SEMARANG – Kepolisian Sektor Gayamsari meminta kepada para pemilik minimarket yang beroperasi di wilayah hukumnya menaati Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Tujuannya untuk...