33 C
Semarang
Senin, 3 Agustus 2020

KPU Bahas Aduan, Panwas Walk Out

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga menyimpulkan hasil pemeriksaan internal bahwa tiga orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang dilaporkan Panwas ke DKPP tidak bersalah. “Hasil pemeriksaan internal kepada Catur, anggota PPS Salatiga dan Stefanus, anggota PPS Sidorejo Kidul itu menyimpulkan bahwa pada saat mendaftar ada surat pernyataan bermaterai yang menyatakan keduanya bukan anggota parpol. Keduanya juga sudah ada surat pernyataan dari Perindo dan PDIP bahwa mereka bukan anggota partai,” terang Komisioner KPU Salatiga Syaemuri Albab.

Sementara PPS lain yang juga dilaporkan yakni Jojo, kasus dinilai berbeda. Karena kejadian yang dilaporkan itu sebelum yang bersangkutan dilantik menjadi anggota PPS. “Kita juga sudah klarifikasi ke PKS bahwa dia bukan anggota partai.

Lebih jauh dijelaskan dia, KPU juga sudah mengundang Panwas untuk berdiskusi mengenai permasalahan ini. KPU dalam rangka menindaklnjuti surat DKPP untuk menyelesaikan secara internal dan bermaksud menyamakan persepsi kepada para pihak yakni pelapor dan terlapor, tentang aturan pemilu. KPU juga ingin menyampaikan rancangan laporan yang akan dikonsultasikan ke KPU Provinsi.

“Namun Panwas tidak berkenan dengan niat KPU itu dan pamit meninggalkan tempat. Kalau memang sudah bulat merasa tidak berkenan ya KPU mempersilakan. Walau DKPP meminta diselesaikan secara internal,” jelas dia.

Sementara itu Ketua Panwas Agung Ari Mursito membenarkan bahwa pihaknya memilih walk out dalam koordinasi dengan KPU. “Undangan dari KPU kan membahas tindak lanjut DKPP, kenapa yang diundang juga ada kejaksaan, kepolisian dan pemkot? Jadinya malah seperti pertemuan mediasi dan pembelaan KPU di hadapan kejaksaan, kepolisian dan pemkot,” jelas Agung Ari.

Selain itu, KPU dan Panwas memaknai berbeda soal surat DKPP tentang kata para pihak. KPU menilai para pihak yang dimaksud adalah kejaksaan, kepolisian dan pemkot. Sedangkan Panwas memahami kata para pihak adalah orang – orang yang tersebut dalam aduan DKPP. “Tapi yang jelas, kami WO bukan karena pertemuan itu tidak berguna, tapi karena KPU tidak bisa menjelaskan normatif regulatif internalnya,” jelas dia. (sas/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pindah ke Pandanaran II

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pedagang kaki lima (PKL) Taman KB akan segera dipindah ke Jalan Pandanaran II Semarang. Dinas Perdagangan Kota Semarang akan membuat shelter di...

Dua Kapal Pesiar Bersandar 12 Jam

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Dua kapal pesiar bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jumat (9/3) kemarin. Kedua kapal tersebut berbendera Bahamas, yakni MV Europe dan...

Bukti Dibeli dengan Harga Banderol

SALATIGA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Salatiga melakukan operasi pemberantasan barang kena cukai ilegal di wilayah Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Selasa...

Kembangkan Wisata Alam

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Dusun Mertokondo, Desa Rejosari, Kecamatan Kalikajar tengah berbenah untuk mengembangkan potensi wisata alamnya. Didukung antusiasme warga dan perhatian dari pemerintah Desa...

30 Santri Dikhitan Bareng

WONOSOBO-Rumah Sakit Islam (RSI) Wonosobo menggelar operasi bibir sumbing dan khitan masal gratis. Khitan masal dilakukan di Pondok Pesantren Al-As'ariyah di Kalibeber, Kecamatan Mojotengah. Direktur RSI...

TMMD Diharapkan Turunkan Angka Kemiskinan

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kabupaten Semarang diharapkan mampu membantu upaya penurunan angka kemiskinan warga. Hal itu dikatakan oleh...