Kasus Temuan Mayat di Pinggir Jalan, Pacar Korban Diamankan

366

BLORA – Tidak butuh waktu lama untuk meringkus pelaku dugaan pembunuhan terhadap Ida Lestyaningrum, 27, warga Desa Berahan Wetan, Kecamatan Wedung, Demak. Kemarin, Edi Sondong, 24, warga Dukuh Karangpace, Kelurahan Randublatung, Kecamatan Randublatung,  Blora, diringkus oleh aparat Polres Blora.

Penangkapan ini berawal dari Ida Lestyaningrum ditemukan tergeletak di pinggir jalan Blora-Randublatung Jumat (16/2) lalu. Jasad korban yang memakai baju pink, rok warna merah, anting, dan kalung ini berada di hutan mahoni petak 119 RPH Jatisumo, PKPH Kedungjambu, KPH Randublatung Blora.

Kapolres Blora AKBP Saptono melalui Kasatreskrim AKP Dwi Heri Utomo mengungkapkan, pelaku diamankan sekitar pukul 14.30. Penangkapannya di rumah pelaku. “Bagaimana motifnya dan kronologisnya masih kami dalami. Besok (hari ini, Red) kami adakan jumpa pers dengan kapolres,” terangnya.

Kepergian Ida Lestyaningrum untuk selamanya membuat keluarga syok. Korban adalah putri ketiga dari tiga bersaudara dari pasangan Kibtiyah dan Ngatmono. Kali terakhir korban keluar rumah Kamis (15/2) sekitar pukul 13.00. Namun, hingga sore dan malam tidak pulang-pulang.

Kamsari, kadus Ketapang, Desa Berahan Wetan, Kecamatan Wedung, Demak,  mengungkapkan, korban baru dua bulan bekerja di Semarang. Korban sehari-hari bekerja di toko pakaian di Semarang. Saat bekerja korban dikenalkan dengan Edy oleh Mbak Tun, teman korban.

Begitu kenal, Edy menemui korban. Mereka janjian di rumah Demak. “Korban pamit dengan juragan di Semarang dengan alasan ada acara keluarga. Selanjutnya ketemu pelaku di rumah adik sepupu korban (Indah). Setelah itu, keluar bersama Edy menggunakan motor.  Sampai sore tidak pulang. Jumat ada kabar seperti itu,” ucapnya saat dihubungi.

Selama ini keluarga korban tidak tahu alamat pasti Edy. Tahunya hanya dari Blora. Untuk penyebab kematian, keluarga belum mengetahuinya secara pasti. “Kami telah dari Polres Blora. Dari polres bilang tunggu saja nanti hasil otopsi. Ini kami juga ingin minta kabar perkembangannya bagaimana dan hasil otopsinya,” imbuhnya.

Dia menambahkan, perhiasan dan lainnya masih utuh. Namun, handphone almarhumah hilang. Saat ini belum ada kabarnya.

(ks/sub/ris/aji/JPR)

Silakan beri komentar.