Bagi Tips Mengelola Seni Pertunjukan

409
BAGI PENGALAMAN : Butet Kartaredjasa menjelaskan program Workshop Manajemen Produksi Seni Pertunjukan di Djarum OASIS, Kudus. (Taufik jong un/jawa pos radar semarang)
BAGI PENGALAMAN : Butet Kartaredjasa menjelaskan program Workshop Manajemen Produksi Seni Pertunjukan di Djarum OASIS, Kudus. (Taufik jong un/jawa pos radar semarang)

RADARSEMARANG.COM, KUDUS – Tokoh seni Butet Kartaredjasa berbagi ilmu mengelola seni pertunjukan dalam ​Workshop Manajemen Produksi Seni Pertunjukan di ​Djarum OASIS Kudus, Minggu (18/2). Kegiatan ini bagian program Ruang Seni yang diselenggarakan Bakti Budaya Djarum Foundation, bekerjasama dengan Garin Workshop dan Padepokan Seni Bagong Kusudiardja (PSBK).

Selain Butet, workshop juga menghadirkan Jeannie Park, Direktur Eksekutif PSBK. Menurut Butet, kemampuan mengomunikasikan suatu gagasan seni, baik karya, acara, wacana maupun program, adalah hal penting dalam kehidupan seni, khususnya seni pertunjukan.

“Seorang seniman dapat memiliki gagasan menarik tentang pertunjukan seni. Namun apabila hal tersebut tidak dibarengi dengan penyusunan proposal dan penyampaian komunikasi yang baik kepada para mitra, maka ide tersebut akan sia-sia. Apalagi sekarang ini pertunjukan seni di Indonesia sudah mendunia. Sudah networking dengan jaringan internasional,” paparnya disela kegiatan.

Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, Renitasari Adrian, menyampaikan, workshop Ruang Seni kali ini berlangsung di Bali, Malang, Kudus, dan Padang Panjang. Fokus pada materi proses penyusunan pemikiran, mengasah kemampuan bicara dan strategi penyampaian gagasan dalam waktu yang singkat. Komunikasi yang tertata akan berpengaruh pada perencanaan, pelaksanaan, untuk membangun kemitraan dengan banyak pihak. “Kami harap, peserta memahami informasi yang diberikan serta dapat diterapkan di kemudian hari untuk kemajuan komunitasnya masing-masing,” jelasnya. (fiq/ric)