30 C
Semarang
Senin, 16 Desember 2019

Saat Kuliah, Memilih Ber-HMI

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

RADARSEMARANG.COM – Nasih menceritakan, pada 1997 mulai masuk kuliah, tepatnya di Jurusan Fisika UNNES, persis menjelang metamorphosis dari IKIP. Saat itu ia mencari organisasi kemahasiswaan yang berafiliasi dengan NU. Informasi yang ia punya, baik dari bacaan maupun dari mulut ke mulut, organisasi kemahasiswaan NU adalah PMII, dan Muhammadiyah adalah HMI.

Namun ternyata salah. Karena underbow Muhammadiyah adalah IMM. Sedangkan HMI adalah organisasi independen yang di dalamnya terdapat mahasiswa muslim dari berbagai macam latar belakang. Ada dari Muhammadiyah, NU, Persis, al-Washliyah, Hidayatullah, dan yang tidak punya latar belakang keluarga dengan afiliasi organisasi keagamaan. “Namun, yang membuat saya lebih tertarik kepada HMI adalah karena lebih dinamis. Para aktivis HMI aktif mendekati saya dengan mengajak diskusi tentang tema-tema keislaman dan ke-Indonesiaan. Dan pilihan saya ternyata sangat tepat. Di dalam HMI, saya mengenal Islam secara komprehensif, sehingga mampu melepaskan fanatisme yang tidak perlu,” tuturnya.

KEGIATAN RUTIN : Nasih mendampingi mahasantri mengupas bawang merah. (Nurchamim/jawa pos radar semarang)
KEGIATAN RUTIN : Nasih mendampingi mahasantri mengupas bawang merah. (Nurchamim/jawa pos radar semarang)

Tidak ada yang istimewa dalam membagi waktu. Pokoknya ia jalani saja mengalir. Bahkan Nasih tidak punya staf yang mengatur agenda. “Cukup saya catat dalam smartphone. Jika waktunya cocok, saya iyakan. Jika pas sudah ada agenda, ya mohon maaf,” katanya.

Aktivitas rutin Pengasuh Rumah Perkaderan Monash Institute ini setelah maghrib sampai isya’ atau sekitar pukul 21.00 dan setelah shalat subuh sampai pukul 06.00 adalah mengajar Tafsir dan Hadits, juga menyimak hafalan para mahasantri. Selain itu, mengajar di Program Pascasarjana Ilmu Politik UI di Depok, FISIP UMJ di Ciputat, dan STEBANK di dekat Salemba Jakarta Pusat. “Kalau akhir pekan aktivitas lebih banyak di Pesantren Monash Institute menyimak para mahasantri yang setoran hafalan Al-Qur’an,” jelasnya.

Dia menjelaskan, ada kalanya menjalani aktivitas luar yang harus “membuang” waktu dalam perjalanan. “Ini yang perlu agak disiasati. Intinya, waktu melakukan perjalanan ke sana kemari itu harus saya manfaatkan seoptimal mungkin. Waktu menunggu di bandara atau stasiun, saya manfaatkan untuk membaca buku dan artikel, atau menulis, karena objek bacaan tidak goyang-goyang. Saat berada di atas pesawat, kereta, atau mobil, saya manfaatkan untuk membaca Al-Qur’an. Kalau ngantuk lagi, ya tidur saja,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Tutuk Klaim Libatkan 40 Terdampak BRT

SEMARANG - Meski sempat mendapat penolakan dari paguyuban sopir angkutan kota (angkot) dan Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Kota Semarang, Bus Rapid Transit (BRT) Trans...

Model Pembelajaran dengan Memahami Karakteristik Siswa

SALAH satu wujud keprofesionalan guru adalah memahami karakteristik siswa, baik sebagai individu maupun sebagai anggota kelompok di kelasnya. Dalam satu kelas banyak dijumpai berbagai...

Relevansi Penerapan Kurikulum Tersembunyi dalam Pembentukan Karakter Bangsa

RADARSEMARANG.COM - KURIKULUM tersembunyi pada dasarnya adalah hasil dari suatu proses pendidikan yang tidak direncanakan. Artinya, perilaku yang muncul di luar tujuan yang dideskripsikan...

Kapolres Cetak Hattrick

Tim sepakbola Polres Temanggung dan Forum Jurnalis Temanggung (FJT) berfoto bersama sebelum menggelar pertandingan persahabatan di lapangan Desa Giyanti Temanggung, Selasa (21/3) sore. Pertandingan...

More Articles Like This

- Advertisement -