31 C
Semarang
Selasa, 1 Desember 2020

Pulang Kerja, Ditusuk Orang tak Dikenal

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Seorang pengemudi ojek online menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal saat dirinya melintas di Jembatan Kartini arah Jolotundo perbatasan Gayamsari dan Semarang Timur, Jumat malam (16/2) pukul 19.40. Korban kemudian dibawa ke RS Pantiwilasa Citarum untuk mendapatkan perawatan lantaran pisau masih menancap.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang, korban diketahui bernama Umar Harist Hudiyanto, 23, warga Desa Bulungan, Kayen, Kabupaten Pati. Ia mengalami tusukan di punggung atas bagian kanan. Ironisnya, korban harus menunggu berjam-jam sebelum akhirnya pisau yang menancap di punggungnya sedalam 5 sentimeter dilepaskan.

“Informasi dari dokter piket RS Pantiwilasa Citarum, saat itu tidak ada dokter bedah thorax, jadi tidak bisa melayani. Padahal kondisi (korban) sudah mulai menurun,” ungkap Kapolsek Gayamsari Kompol Wahyuni Sri Lestari saat dikonfirmasi, Sabtu (17/2) kemarin.

Kapolsek yang saat itu mendampingi korban mengaku sempat kecewa, hingga akhirnya korban dilarikan ke RSUP dr Kariadi usai mendapat rujukan. Namun setelah sampai di RS kariadi, Kapolsek masih harus berargumen dengan dokter yang saat itu piket.

Kompol Wahyuni membeberkan, kejadian tersebut terjadi saat korban dalam perjalanan pulang ke kosnya di kawasan Bawangan, Gayamsari, dari Stasiun Poncol yang menjadi tempatnya mangkal setiap hari. Sesampai di lokasi kejadian, tiba-tiba seseorang menusuk dirinya dari belakang.“Pelakunya belum bisa diketahui, karena kondisi korban masih lemah dan belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut,” terangnya.

Beruntung, korban tidak mengalami kerugian materiil karena barang-barang termasuk sepeda motor korban masih utuh, sementara kondisi korban usai peristiwa yang dialaminya masih sadar. Rencananya, korban akan dimintai keterangan secara resmi termasuk pengecekan pada Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah sembuh. (tsa/ida)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...