Penanganan Banjir dari Hulu ke Hilir

363
TURUN LANGSUNG: Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said saat mengunjungi daerah terdampak banjir di Dukuhturi, Kecamatan Margadana, Kota Tegal. (JPG)
TURUN LANGSUNG: Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said saat mengunjungi daerah terdampak banjir di Dukuhturi, Kecamatan Margadana, Kota Tegal. (JPG)

RADARSEMARANG.COM, TEGAL – Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said berharap penanganan bencana banjir bisa diselesaikan dengan baik, yakni dengan penanganan dari hulu ke hilir. Hal tersebut disampaikan Sudirman saat mengunjungi daerah terdampak banjir di Dukuhturi, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Kamis (15/2).

“Membicarakan banjir tidak terlepas dari berbagai faktor, salah satunya alam. Namun demikian perlu untuk melakukan langkah antisipasi dengan penanganan secara menyeluruh dari hulu ke hilir,” kata calon pasangan nomor urut 2 ini.

Menurut Pak Dirman, perlu adanya sinergitas lintas wilayah (hulu dan hilir) dan wilayah penopang Tegal dan Brebes sebagai daerah terdampak banjir dalam penyelesaian banjir di wilayah Tegal dan Brebes. ”Ini salah satu kunci, selain hal lain yang bisa dilakukan, seperti drainase yang bagus,”tandasnya.

Selain pengelolaan wilayah hulu untuk meminimalkan pengundulan hutan dan alih fungsi lahan menjadi poin penting. Begitu juga penataan ruang di hulu hingga hilir diikuti pembuatan daerah serapan air dan ruang terbuka hijau di kawasan banjir.

Secara khusus, Pak Dirman mengapresiasi gerak cepat relawan Sudirman Said-Ida Fauziyah dalam melakukan langkah penanganan terhadap bencana banjir.

“Saya diajak kesini dan melihat betapa relawan begitu gerak cepat menangani banjir, para warga pun secara mandiri bisa mengatasi hal ini, termasuk diantaranya distribusi bantuan hingga pembuatan dapur umum, ini hal yang positif,”ungkapnya.

Sejak hari pertama, kata Pak Dirman, relawan melakukan langkah antisipatif, di antaranya mengunjungi korban banjir yang rumahnya digenangi air, dari hari pertama relawan Sudirman Said-Ida membantu meringankan, mengevakuasi dan membantu menyalurkan logistik.

Dalam kesempatan tersebut, Pak Dirman mengunjungi rumah-rumah terdampak banjir, posko relawan, tempat penampungan pengungsi, juga dapur umum. Pak Dirman sempat berdialog dan membantu ibu-ibu memasak di dapur umum.  Warga antusias menyambut kedatangan cagub yang didukung oleh Gerindra, PAN, PKS, dan PKB ini.

Sebagai informasi, banjir di Kecamatan Margadana Kota Tegal terjadi sejak akhir pekan lalu. Sejak akhir pekan, banjir masih menggenangi permukiman warga di dua kelurahan di Kecamatan Margadana. Di wilayah itu, ketinggian air berkisar antara 5-30 sentimeter.

Wilayah yang tergenang air di antaranya Kelurahan Sumurpanggang meliputi RT 1-9 di RW 1 dan RT 1-5 RW 5. Kemudian di wilayah Kelurahan Krandon air juga masih menggenangi jalanan di wilayah RT1-6 RW 4. Genangan air diduga diakibatkan hujan lebat yang melanda wilayah Kota Tegal, Minggu (11/2) pukul 04.00. Ada beberapa titik ketinggian airnya mencapai hampir 40 sentimeter. (har/aro)